JK : Sumut Daerah Rukun dan Bebas Pertikaian

Ketua Umum DMI HM Jusuf Kalla bersalaman dengan Rektor UINSU Medan Prof Dr Saidurrahman MAg. (foto/msj)

Asaberita.com – Medan – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla mengaku bangga atas keamanan Propinsi Sumatera Utara karena termasuk daerah yang rukun dan bebas pertikaian di Indonesia.

“Saya bangga, Sumut tidak pernah terjadi pertikaian,” kata HM Jusuf Kalla dalam sambutannya ketika melantik pengurus Pimpinan Wilayah DMI Propinsi Sumatera Utara periode 2019-2024, di Gelanggang Mahasiswa UINSU Jalan Sutomo Ujung Medan, Selasa (07/01/2020).

Hadir pada pelantikan PW DMI Sumatera Utara tersebut Rektor UINSU Medan Prof Dr Saidurrahman MAg. Jusuf Kalla pada kesempatan itu melantik Ketua dilantik Ketua Umum PW DMI SU Irhamuddin Siregar MA, Sekretaris AKBP (Purn) H Sulaiman. Selain itu, dihadiri ratusan pengurus DMI Kabupaten/Kota di Sumut.

BACA JUGA :  Covid-19 Bertambah 1.560 kasus, Total 109.936 Orang Positif

Wapres era Presiden Joko Widodo Tahun 2014-2019 ini mengatakan, Sumatera Utara dari dulunya dikenal sebagai daerah yang rukun. Meski semua agama ada di Sumatera Utara, selain Islam ada Kritsten, Hindu dan Budha dan dihuni oleh puluhan suku yang tersebar di Sumut.

“Kelebihan Sumut ini, walau hidup berdampingan dan beda agama, tetapi tidak pernah terjadi pertikaian yang mengarah kepada konflik antar agama,” katanya.

Ketua Umum DMI HM Jusuf Kalla berfoto bersama dengan undangan

JK menyebutkan, salah satu pereket kekuatan itu adalah rumah ibadah. Di dalamnya kata dia, ada masjid. Menurut dia, Masjid juga ikut membantu mempersatukan bangsa. Sejarahnya peran masjid ikut menguatkan keutuhan bangsa dari perpecahan.

Dia mengajaka pengurus yang baru dilantik untuk tetap memfungsikan masjid sebagai media persatuan bangsa, untuk memajukan bangsa dan menjadikan masjid sebagai tempat ibadah sekaligus memperkokoh kekuatan umat.

BACA JUGA :  Dimonopoli Konglomerat, Ketua SPRI: Pers Lokal Harus Bersatu ‘Rebut’ Belanja Iklan

Ketua Umum PW DMI Sumut Irhamuddin Siregar MA dalam sambutannya mengatakan, masjid bukan sekedar tempat ibadah rutinitas umat Islam. Tetap dia mengajak umat Islam menjadikan masjid sebagai tempat menyelesaikan masalah.

“Mari sama-sama kita jadikan umat Islam semakin cinta dengan masjid, jadikan masjid sebagai wadah pemersatu dan mengatasi berkembangnya paham radikal,” katanya. ** (msj).

1,664 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *