Plt Walikota Buka Raker DPRD Medan Tahun 2019 di Parapat

Plt Walikota Medan Akhyar Nasution berfoto bersama dengan pimpinan DPRD Medan, perwakilan Kemendagri, BPK RI dan Kejatisu, usai membuka acara Rapat Kerja (Raker) AKD DPRD Medan, Rabu (11/12) di Parapat.

Asaberita.com-Parapat — Dalam meningkatkan dan mengoptimalkan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan, alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Kota Medan melaksanakan rapat kerja (raker) di ruang Sopo Bolon Hotel Niagara Parapat, Rabu (11/12).

Rapat kerja yang dibuka oleh Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, dihadiri Ketua DPRD Medan Hasyim SE, perwakilan BPK RI Iwan Iswanto Hardian, Rino Rio Kent dari Kemendagri, Kajatisu Adung Sutranggono, beserta 50 anggota dewan dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Medan.

Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution dalam sambutannya menyatakan, ke depan kerjasama dan soliditas antara lembaga legislatif dan eksekutif perlu lebih ditingkatkan agar seluruh kebijakan dan pembangunan Kota Medan bisa berjalan dengan baik.

“Banyak hal yang harus dibicarakan dan didiskusikan antara eksekutif dan legislatif, terutama untuk menyusun rencana dan peraturan-peraturan daerah (Perda) yang akan diberlakukan di Kota Medan,” ujar Akhyar.

Disebutkannya, selama ini banyak regulasi yang saling bertabrakan sehingga kebijakan dan pembangunan tidak bisa berjalan secara optimal.

nst
BACA JUGA :  Lawan Covid-19, DPP KNPI & Bunda Foundation Bagikan Ribuan Sembako ke Masyarakat

“Terlalu banyak aturan malah bisa menyusahkan. Apalagi kalau ada regulasi satu sama lainnya bertentangan serta ada¬† kepentingan di sana. Sehingga kedepan perlu disederhanakan dan ini perlu kerjasama eksekutif dan legislatif. Karenanya, kami juga memohon dukungan anggota dewan pembahasan dan pengesahan APBD yang sudah selesai penyusunannya”, urai Akhyar.

Lebih lanjutnya Akhyar menjelaskan, pelaksanaan proyek-proyek pembangunan dalam APBD tahun ini akan dilaksanakan mulai awal tahun sesuai edaran Gubernur Sumut. Tujuannya, agar penggunaan dana APBD bisa lebih efektif di mana pembangunan fisik dan non fisik sudah dilaksanakan sejak awal tahun sehingga manfaatnya dapat kebih dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, dalam sambutannya mengatakan, terpilihnya mereka menjadi anggota dewan merupakan anugerah yang luar biasa. Namun semua itu harus dilupakan dulu, sebab pekerjaan anggota dewan yang terpilih sudah menunggu.

“Kedudukan kita tidak lebih tinggi dari rakyat biasa, sebab tanpa adanya suara dari mereka tidak satupun dari kita bisa hadir di ruangan ini sebagai anggota DPRD untuk melaksanakan Raker hari ini”, terangnya.

BACA JUGA :  Grand Launching Buku Edy Rahmayadi: Sumut Bermartabat dan Pesan Inspirasi

Seharusnya, ujar Hasyim, Raker dilaksanakan setiap tahun untuk membahas rencana kerja AKD sebagai pedoman melaksanakan tugasnya. Apalagi saat ini terdapat 33 anggota dewan yang masih baru, sudah pasti semangat kerjanya bagus, oleh dari itu diyakini priode ini akan lebih baik dari priode yang lalu.

“Reses merupakan salah satu cara anggota dewan menampung keluhan para konsetuen di daerah pemilihan mereka, untuk itu dalam waktu dekat ini mereka akan melakukan reses”, terang Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini. (rel/has)

 1,736 total views,  2 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published.