Selamat Jalan Ibu Rosma Br Harahap, Ibu dari Para Aktivis

Almarhumah
Almarhumah Ibunda Rosma Br Harahap

Oleh M. Ikhyar Velayati Hrp

“Mamak Acun berpulang Per?” Itu Wa Wigi ke aku. Awak dan semua kawan-kawan, terutama yang pernah bersentuhan dengan PRD, terkejut dengar berita berpulangnya ibu Rosma, mamak Acun.

“Orang baik, sangat baik bahkan, kepada semua orang, kepada kita anak-anak aktivis Medan,” ungkap Wigi.

Wigi lebih lanjut mengajak aku mengingat, “Dulu kita sering rapat di rumah Acun wak, almarhumah tak segan segan fasilitasi kita. Abis rapat biasanya kita makan, mamak Acun selalu siapkan makan. Tidur kita juga di situ. Kita seperti anak-anaknya.”

“Teringat aku waktu kita evakuasi, aku & Acun di Langkat. Tapi aku sempatkan diri singgah ke rumah beliau di Binjai untuk tahu keadaan & ambil beberapa pakaian Acun. Beliau tak terlalu nampak kepanikannya, tenang. Aku sempat nginap sehari. Juga waktu kita mau ke Jakarta, klo tak salah aku datang lagi untuk ambil uang untuk ongkos pesanan Acun. Orang baik Per, keluarganya semua juga baik, adiknya Dode & Rama, juga kakak Acun. Semua Welcome ke kita.” Kata Wigi

nst
BACA JUGA :  Pemerintah Siapkan 12 Juta Masker Bedah dan 81 Ribu Masker N95

“Iya,” kataku menimpali. “Berapa lama pun kita tinggal dan berapa banyak pun kita makan tidak pernah komplain, beliau selalu enjoy, dan ini bukan hanya beliau tetapi seluruh keluarganya, adik acun Rama dan Dodi serta kakaknya juga begitu. Karena ibunya mengajarkan sisi humanis,” lanjutku sambil mengingat sedih.

Kapan pun kami datang beliau selalu senyum dan negur, ‘udah makan?’ Kamar yg kami tempati tidak pernah beliau masuki karena menghargai privacy kita. Itu ideologinya mamak Acun humanisme berbasis agama.

“Ibu Acun ini profile ibu biasa yg tinggal di pinggiran kota Binjai yang sehari harinya berladang dan berkebun. Tetapi sangat humanis, pluralis dan memandang positif semua orang,” ku Wa lagi Wigi sambil mengingat ingat almarhumah.

BACA JUGA :  Berkaca dari Italia dalam Kasus Virus Corona, Agar Kita Segera Sadar

Seperti Wigi bilang tak nampak kepanikan dari beliau. Pun ketika waktu penyerahan kami dari Bakorstanasda dan Polda, mamaknya Acun dipanggil untuk serah terima selain ortu Aswan dan aku. Mamaknya Acun yg paling tenang.

Ucapan terima kasih dan doa yang tak terhingga dari kami atas kasih sayangnya. Innalillahi Wainailiahi Raji’un, Surga Allah yang terindah lah untuknya. Amiin, Alfatihah.

(Dari kami: Ikhyar, Wigi, Aswan, Kamal, Heru, Hasan, Udin, Jakpar, Imron dan semua kawan yang turut berduka mendalam)

 504 total views,  2 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *