BINJAI – Dalam rangka mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia di tingkat daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Binjai menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Metadata Statistik Sektoral, Kamis (16/10/25), bertempat di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Binjai.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Diskominfo Kota Binjai, Melfa Fajarina Siagian, S.H., M.H., mewakili Kepala Dinas Kominfo. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Binjai, yaitu Rahmadani Melia dan Suriasih Diah Ekawati.
Dalam sambutannya, Melfa Fajarina menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya aparatur dalam pengelolaan data yang lebih berkualitas dan terstandar.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para pengelola data dalam penyusunan metadata yang sesuai standar. Metadata yang baik sangat penting untuk menjamin keterpaduan data, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Melfa menjelaskan bahwa metadata merupakan elemen krusial dalam sistem data, karena berfungsi untuk menjelaskan, menggambarkan, dan mengklasifikasikan data utama secara rinci.
Hal ini untuk memudahkan proses pencarian, pemanfaatan, serta mencegah terjadinya redundansi data antarinstansi. “Dengan metadata, pengelolaan data menjadi lebih efisien, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Sementara itu, narasumber dari BPS Kota Binjai, Rahmadani Melia, dalam paparannya menyampaikan bahwa penyusunan metadata statistik sektoral mengacu pada regulasi Peraturan Kepala BPS Nomor 5 Tahun 2020 tentang Metadata Statistik. Ia menjelaskan terdapat tiga jenis formulir metadata yang digunakan, yaitu:
- Formulir Metadata Statistik Kegiatan (MS-Keg)
- Formulir Metadata Statistik Indikator (MS-Ind)
- Formulir Metadata Statistik Variabel (MS-Var)
“Inventarisasi data menggunakan formulir-formulir ini merupakan langkah awal dalam memastikan setiap data yang dimiliki oleh perangkat daerah terdokumentasi secara sistematis dan siap digunakan untuk analisis dan perumusan kebijakan berbasis data,” ungkap Rahmadani.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pengelola data di lingkungan Pemerintah Kota Binjai semakin siap dalam menghadirkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagaimana semangat yang diusung dalam inisiatif Satu Data Indonesia.
(ABN/Qhusyai)
- Dedek Ray Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua DPD Golkar Sumut – Januari 17, 2026
- Yayasan Pendidikan dr. Tengku Hanafi Gelar Capping Day SMK Kesehatan di Perbaungan – Januari 17, 2026
- DPD AMPI Kota Binjai Gelar Ramah Tamah dan Keakraban Jelang Musda dan Pelantikan – Januari 17, 2026











