Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sumatera Utara

Kanwil BPN Sumut dan Komnas HAM RI Gelar Rapat Koordinasi Bahas Isu Pertanahan Masyarakat Adat

badge-check

Kanwil BPN Sumut dan Komnas HAM RI Gelar Rapat Koordinasi Bahas Isu Pertanahan Masyarakat Adat Perbesar

Kanwil BPN Sumut dan Komnas HAM RI Gelar Rapat Koordinasi Bahas Isu Pertanahan Masyarakat Adat

MEDAN — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) pada Senin (17/11/2025). Agenda ini digelar untuk memperdalam informasi dan menyusun langkah tindak lanjut terkait berbagai persoalan pertanahan yang melibatkan masyarakat adat di wilayah Sumatera Utara.

Rapat yang berlangsung di kantor Kanwil BPN Sumatera Utara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan fungsional Kanwil BPN Sumut, perwakilan dari sejumlah Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, serta tim dari Komnas HAM RI. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi momentum penguatan koordinasi antarlembaga dalam menangani isu agraria yang selama ini berdampak langsung pada kelompok masyarakat adat.

Kepala Kanwil BPN Sumatera Utara, Sri Pranoto, menyampaikan bahwa koordinasi lintas lembaga merupakan langkah penting untuk mempercepat penyelesaian permasalahan agraria.

Menurutnya, sejumlah isu yang melibatkan masyarakat adat memiliki karakteristik khusus dan memerlukan pendekatan komprehensif agar penyelesaiannya dapat berlangsung efektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan.

Pertemuan tersebut membahas berbagai permasalahan, mulai dari penegasan batas wilayah adat, konflik penguasaan lahan, hingga percepatan penyediaan data yuridis dan fisik yang akurat sebagai dasar penanganan kasus. Komnas HAM RI menekankan pentingnya memastikan seluruh proses penanganan agraria tetap menghormati hak masyarakat adat serta menjamin kepastian hukum bagi semua pihak.

Melalui pertemuan ini, Kanwil BPN Sumatera Utara dan Komnas HAM RI sepakat meningkatkan sinergi dalam pertukaran data, penyusunan rekomendasi kebijakan, dan langkah-langkah strategis sebagai tindak lanjut penyelesaian kasus di lapangan. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi titik awal penyelesaian yang lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.

Dengan adanya koordinasi dan komitmen bersama ini, penanganan isu-isu pertanahan masyarakat adat di Sumatera Utara diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan kepastian hak atas tanah bagi seluruh masyarakat.

(ABN/basri)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

28 Okt 2026 - 14:17 WIB

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

28 Okt 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

28 Okt 2026 - 13:32 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

26 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

24 Okt 2026 - 07:36 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Sedang Hot Hukum