Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Peristiwa

Demo di Kejatisu, Mahasiswa Desak Tetapkan Mantan Bupati Madina sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Desa Digital

badge-check

Demo di Kejatisu, Mahasiswa Desak Tetapkan Mantan Bupati Madina sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Desa Digital Perbesar

Demo di Kejatisu, Mahasiswa Desak Tetapkan Mantan Bupati Madina sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Desa Digital

MEDAN — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Pergerakan Sumatera Utara (KMP-SU) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (24/11/2025).

Mereka mendesak Kejatisu segera menetapkan mantan Bupati Mandailing Natal, M. Jafar Sukhairi Nasution, beserta sejumlah pihak lain sebagai tersangka dugaan korupsi proyek Desa Digital (Smart Village) tahun anggaran 2023.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan agar Kejatisu mengambil tindakan hukum terhadap mantan bupati dan kroninya yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana desa. Proyek yang diklaim untuk mendukung digitalisasi desa itu disebut hanya menjadi kedok untuk praktik proyek fiktif.

“Kasus ini bersumber dari dana desa tahun 2023. Ada 377 desa yang menjadi korban,” ujar Koordinator Aksi KMP-SU, Fahrezi Dika Pratama, dalam orasinya.

Modus dan Kerugian Negara Diungkap Mahasiswa

Dalam penyampaiannya, Dika menjelaskan bahwa setiap desa diminta menyetor uang sebesar Rp24,9 juta untuk pembangunan fasilitas desa digital. Namun, berdasarkan temuan mereka, tidak ada jaringan internet maupun infrastruktur digital apa pun yang dibangun di 377 desa tersebut.

“Ini nyata kerugian negara,” tegasnya.

Mahasiswa juga menuding mantan Bupati Madina dan Kepala Dinas PMD Madina menggunakan PT Info Media Solusi Net sebagai perusahaan pelaksana dalam proyek yang mereka sebut fiktif tersebut. Dari total desa yang terlibat, mahasiswa menyebut potensi kerugian negara mencapai Rp9,4 miliar.

Menurut mereka, para kepala desa yang mengikuti program tersebut hanya menerima sertifikat tanpa realisasi proyek yang dijanjikan.

Desakan kepada Kejatisu

Mahasiswa mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut yang baru, Harli Siregar, untuk segera mempercepat proses penyelidikan hingga menetapkan tersangka. Mereka berharap Kejatisu menindaklanjuti kasus ini sejalan dengan arahan Jaksa Agung yang tengah mendorong upaya pemberantasan korupsi secara masif dan tegas.

“Kami berharap Pak Kajatisu segera menuntaskan kasus ini, sejalan dengan semangat bersih-bersih yang sedang digalakkan oleh Jaksa Agung,” tutup Dika.

(ABN/basri/tim

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

35 Tahun ‘Tanah Ulayat Dirampok’, Warga 3 Desa di Paluta Nekat Setop Operasi PT Tindoan Bujing

28 Okt 2026 - 22:45 WIB

35 Tahun ‘Tanah Ulayat Dirampok’, Warga 3 Desa di Paluta Nekat Setop Operasi PT Tindoan Bujing

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

28 Okt 2026 - 14:17 WIB

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

28 Okt 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

28 Okt 2026 - 13:32 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

26 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi
Sedang Hot Peristiwa