Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Hukum

Pabrik Sepatu PT Girvi Mas di Tanjung Morawa Terancam Pailit

badge-check

Pabrik Sepatu PT Girvi Mas di Tanjung Morawa Terancam Pailit Perbesar

Pabrik Sepatu PT Girvi Mas di Tanjung Morawa Terancam Pailit

MEDAN – Pabrik sepatu PT Girvi Mas yang beroperasi di Tanjung Morawa kini menghadapi persoalan hukum serius dan terancam pailit. Perusahaan yang dipimpin Direktur Endry tersebut tengah berproses dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Medan.

Dalam persidangan yang digelar Rabu sore, 10 Desember 2025, terungkap adanya dinamika hukum yang cukup unik. Pengurus PKPU mengajukan permohonan pengakhiran PKPU, sementara di sisi lain pihak debitur justru mengajukan permohonan pencabutan status PKPU. Perkara tersebut disidangkan di Pengadilan Niaga Medan dengan nomor 33/Pdt.Sus.PKPU/2025/PN.Niaga.Mdn.

Majelis hakim yang dipimpin oleh Philip, dengan hakim anggota Abdul Hadi dan Arsad Rahim, menetapkan bahwa PKPU sementara PT Girvi Mas telah berakhir pada 26 November 2025. Selanjutnya, PKPU tetap yang diberikan selama 14 hari juga berakhir pada 10 Desember 2025. Namun, berdasarkan hasil persidangan terakhir, majelis hakim kembali menetapkan PKPU tetap selama tujuh hari ke depan.

Sidang tersebut turut dihadiri oleh Pengurus PKPU Marimon Nainggolan, S.H., M.H., pihak debitur, serta kuasa hukum para kreditor. Dalam persidangan, kuasa hukum debitur sempat mengajukan interupsi terkait penetapan awal dimulainya PKPU tetap.

Menanggapi hal tersebut, majelis hakim menilai situasi ini sebagai kondisi yang tidak lazim, mengingat pengurus mengajukan pengakhiran PKPU sementara debitur justru meminta pencabutan PKPU. Menurut majelis, perbedaan sikap tersebut harus diselesaikan melalui mekanisme rapat kreditor.

“Ini adalah kondisi yang unik. Oleh karena itu, status PKPU belum dapat dihentikan dan harus diselesaikan dalam rapat kreditor,” tegas Ketua Majelis Hakim dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri Medan.

Menjelang waktu magrib, majelis hakim mengetuk palu sebagai tanda sidang ditutup, sekaligus menetapkan bahwa PT Girvi Mas tetap berada dalam status PKPU tetap hingga agenda rapat kreditor selanjutnya. Putusan ini menjadi penentu apakah perusahaan akan mencapai kesepakatan perdamaian dengan kreditor atau berujung pada kepailitan.

(ABN/Rizky Zulianda)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

35 Tahun ‘Tanah Ulayat Dirampok’, Warga 3 Desa di Paluta Nekat Setop Operasi PT Tindoan Bujing

28 Okt 2026 - 22:45 WIB

35 Tahun ‘Tanah Ulayat Dirampok’, Warga 3 Desa di Paluta Nekat Setop Operasi PT Tindoan Bujing

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

28 Okt 2026 - 14:17 WIB

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

28 Okt 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

28 Okt 2026 - 13:32 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

26 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi
Sedang Hot Peristiwa