Scroll untuk baca artikel
#
BeritaUniversitarian

FEB UMA Gandeng IIUM Malaysia Kembangkan Kosmetik Berbasis Buah Naga

×

FEB UMA Gandeng IIUM Malaysia Kembangkan Kosmetik Berbasis Buah Naga

Sebarkan artikel ini
FEB UMA berkolaborasi dengan International Islamic University Malaysia (IIUM) dalam program bertajuk “Innovation Product of Dragon Fruit Into Cosmetics called Lipnyue”.

MEDAN – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area (FEB UMA) terus memperkuat kiprahnya di level global melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional. Terbaru, FEB UMA berkolaborasi dengan International Islamic University Malaysia (IIUM) dalam program bertajuk “Innovation Product of Dragon Fruit Into Cosmetics called Lipnyue” yang dilaksanakan pada 27 September 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara FEB UMA dan Faculty of Sustainable Tourism and Contemporary Languages IIUM, Malaysia, yang berfokus pada pengembangan inovasi produk berbasis potensi lokal berkelanjutan dengan pendekatan kewirausahaan.

Program pengabdian ini diketuai oleh Rana Fathinah Ananda, SE, M.Si, dengan anggota tim Fauziah Rahman, S.Pd, M.Ak, Muthya Rahmi Darmansyah, S.E, M.Sc, dan Nindya Yunita, S.Pd., M.Si. Pelaksanaannya juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari proses pembelajaran dan implementasi lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian menginisiasi pengembangan produk kosmetik alami berbahan dasar buah naga yang diberi nama Lipnyue. Inovasi ini dirancang sebagai produk bernilai tambah yang mengintegrasikan aspek kesehatan, estetika, serta potensi kewirausahaan.

BACA JUGA :  Terima Rekomendasi Golkar, Asri Ludin Tambunan-Lom Lom Siap Menangkan Pilkada Deliserdang

Ketua tim pengabdian, Rana Fathinah Ananda, menjelaskan bahwa buah naga memiliki kandungan antioksidan dan pigmen alami yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi produk kosmetik yang aman, ramah lingkungan, dan sesuai dengan tren kosmetik berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan konsep inovasi produk kosmetik berbasis bahan alam lokal sekaligus membekali masyarakat dengan pengetahuan kewirausahaan agar mampu menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujarnya kepada wartawan di Kampus 2 UMA, Jalan Sei Serayu/Setia Budi, Medan, Senin (19/1/2026).

Rana menambahkan, kolaborasi dengan IIUM Malaysia memberikan penguatan perspektif internasional, khususnya dalam aspek keberlanjutan, desain dan pengemasan produk, serta strategi pemasaran yang adaptif terhadap pasar global. Tim dari IIUM juga berbagi pengalaman terkait pengembangan produk kreatif yang sejalan dengan prinsip sustainable development dan tren industri kosmetik halal.

Kegiatan pengabdian ini mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari para peserta. Masyarakat dan pelaku usaha tampak aktif mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga praktik pengenalan konsep produk Lipnyue. Tingginya partisipasi menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap inovasi produk berbasis sumber daya lokal.

BACA JUGA :  Kolokium AP2TPI XXXI di Medan: Sinergi Psikologi Menjawab Tantangan Society 5.0

“Melalui pengabdian kepada masyarakat internasional ini, FEB Universitas Medan Area bersama International Islamic University Malaysia menegaskan komitmen dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, hilirisasi inovasi, serta penguatan jejaring akademik global yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tutup Rana. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *