Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Resmi Berdiri, Koperasi Korwasis Madina Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Anggota

×

Resmi Berdiri, Koperasi Korwasis Madina Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Anggota

Sebarkan artikel ini
KORWASIS Madina
Pengurus Koperasi Korwasis Madina usai peresmian pendirian koperasi.

 

MANDAILING NATAL – Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (Korwasis) Mandailing Natal (Madina) resmi didirikan sebagai langkah inovatif untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan pengurus serta anggotanya.

Pembentukan koperasi ini menjadi respon terhadap tantangan dinamika ekonomi yang kian kompetitif, sekaligus upaya membangun solidaritas ekonomi berbasis gotong royong.

Peluncuran Koperasi Korwasis diumumkan secara resmi pada Rabu (11/02/2026). Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu mengonsolidasikan potensi ekonomi anggota melalui model usaha kolektif yang memadukan prinsip kekeluargaan dengan pemanfaatan teknologi digital.

Koperasi Korwasis Madina merupakan badan usaha yang dimiliki dan dikelola oleh para anggota, dengan tujuan memenuhi kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Pada tahun pertama operasionalnya, koperasi ini menitikberatkan pada penguatan fondasi organisasi dan sistem manajemen yang transparan.

Secara administratif, Koperasi Korwasis berkantor di Jalan Medan–Padang, Lingkungan I, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu. Dalam operasionalnya, koperasi ini mengintegrasikan sistem manajemen berbasis teknologi guna memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan akses informasi bagi seluruh anggota.

BACA JUGA :  Kantor Pertanahan Simalungun Kembali Lakukan Pengukuran Redistribusi Tanah di Tiga Nagori

Sebagai pembeda, Koperasi Korwasis mengusung tiga pilar inovasi utama. Pertama, seluruh proses simpan pinjam dan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dirancang dapat dipantau secara real time melalui aplikasi seluler.

Kedua, koperasi tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga berperan sebagai inkubator bagi pengembangan unit usaha milik anggota, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketiga, koperasi menerapkan prinsip circular economy, di mana kebutuhan internal organisasi diupayakan dipenuhi oleh unit usaha yang berada di bawah naungan koperasi itu sendiri.

Ketua Korwasis Madina, Ringgo Siregar, menegaskan bahwa pendirian koperasi merupakan bentuk adaptasi organisasi terhadap perkembangan zaman sekaligus strategi membangun kemandirian ekonomi anggota.

“Kami percaya inovasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana kita mengorganisir diri. Dengan koperasi ini, kami ingin mengubah pola konsumtif menjadi produktif. Anggota bukan sekadar pengguna layanan, melainkan pemilik modal yang merasakan langsung manfaat pertumbuhan organisasi,” ujar Ringgo.

BACA JUGA :  Wakil Wali Kota Binjai Dukung Penilaian Kampung Pancasila: Dorong Semangat Gotong Royong dan Persatuan

Ia juga berharap seluruh pengurus mampu mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan amanah. Menurutnya, inovasi berkelanjutan, perluasan jaringan, serta penguatan ekonomi berbasis asas kekeluargaan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan anggota.

Dengan berdirinya Koperasi Korwasis Madina, organisasi wartawan di wilayah Siabu dan sekitarnya diharapkan memiliki wadah ekonomi yang kokoh, berkelanjutan, dan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan bersama.

(ABN/Dedi Mulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *