MEDAN – Sebanyak 3.096 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Universitas Negeri Medan (Unimed) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari total 23.629 pendaftar.
Dari jumlah yang diterima, sebanyak 1.788 mahasiswa tercatat sebagai penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Rektor Unimed, Prof. Baharuddin, menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada para siswa yang berhasil lolos seleksi. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi prestasi akademik serta kerja keras selama di bangku sekolah.
“Perlu disadari, saudara telah menyisihkan 23.629 pendaftar untuk bisa diterima di Unimed. Namun karena keterbatasan kuota, hanya 3.096 orang yang berhasil lolos. Patut kita syukuri capaian ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jalur SNBP menitikberatkan pada rekam jejak akademik, nilai rapor, serta berbagai prestasi yang diraih siswa. Karena itu, mahasiswa yang diterima diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi selama menjalani perkuliahan.
Sementara itu, bagi siswa yang belum berhasil melalui jalur SNBP, Rektor mengimbau agar tidak berkecil hati. Kesempatan masih terbuka melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) maupun jalur seleksi mandiri.
“Kami mengajak siswa yang belum berhasil di SNBP untuk tetap semangat dan mempersiapkan diri mengikuti SNBT. Pendaftaran akan segera ditutup pada 7 April 2026. Selain itu, Unimed juga membuka jalur mandiri pada Juni mendatang,” jelasnya.
Seiring pengumuman hasil SNBP ini, para calon mahasiswa yang dinyatakan lulus diharapkan segera menyiapkan berkas untuk registrasi ulang. Proses pendaftaran ulang dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 24 April 2026 melalui laman resmi Unimed.
Informasi lebih lanjut terkait tahapan registrasi dapat diakses melalui situs dan media sosial resmi Unimed. (ABN/dan)











