LABUSEL — Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, Jumat (19/4/2026) secara resmi melantik Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Labuhanbatu Selatan masa bakti 2025–2030.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis Gerakan Pramuka di tingkat kabupaten, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.
Sebagai Mabicab, Fery Sahputra Simatupang memiliki peran vital dalam memberikan bimbingan dan dukungan terhadap Kwartir Cabang (Kwarcab), baik dari sisi moril, organisatoris, hingga material dan finansial. Mabicab juga berperan memastikan pendidikan kepramukaan berjalan optimal, termasuk dalam penyediaan sarana-prasarana serta penguatan kelembagaan.
Dalam sambutannya, Fery menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa Gerakan Pramuka Labuhanbatu Selatan semakin maju dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Pramuka agar semakin berkarakter dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Fery juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan dunia kepramukaan. Ia pernah aktif sebagai Pradana saat menjadi anggota Pramuka golongan Penegak di SMAN 1 Kotapinang. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting dalam memajukan Pramuka ke depan.
“Kami siap membawa Gerakan Pramuka Labuhanbatu Selatan berkembang dan lebih gemilang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Sumatera Utara, Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan Pramuka di daerah tersebut. Ia menilai Kotapinang memiliki nilai historis yang kuat untuk melahirkan capaian baru.
“Kotapinang adalah kota sejarah. Kita berharap dari sini lahir sejarah baru sebagai daerah dengan Gerakan Pramuka paling maju di Sumatera Utara,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi fondasi dalam melahirkan generasi emas menuju Indonesia 2045.
“Pramuka hari ini harus menjadi cikal bakal Generasi Emas 2045. Pramuka bukan sekadar soal tali-temali atau berkemah, tetapi harus mampu mandiri dan berkembang di berbagai sektor,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kwarda Sumut juga mengajak seluruh jajaran Pramuka Labuhanbatu Selatan untuk menyukseskan Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang akan digelar pada Juli 2026.
“Jambore Daerah ini adalah pesta besar Pramuka, khususnya bagi golongan Penggalang. Kita hadirkan terobosan dengan pelaksanaan jambore gratis, peserta hanya perlu menyiapkan kebutuhan pribadi,” jelasnya.
Pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh keakraban, menandai komitmen bersama untuk memajukan Gerakan Pramuka di Labuhanbatu Selatan dan Sumatera Utara. (ABN/dan)











