Scroll untuk baca artikel
#
AgamaMedanPeristiwaReligiSumatera Utara

Eratkan Silaturahmi Pasca-Lebaran, Penyuluh KUA Medan Kota dan Pokjaluh Medan Gelar Bimroh di RS USU

×

Eratkan Silaturahmi Pasca-Lebaran, Penyuluh KUA Medan Kota dan Pokjaluh Medan Gelar Bimroh di RS USU

Sebarkan artikel ini
Bimroh
Eratkan Silaturahmi Pasca-Lebaran, Penyuluh KUA Medan Kota dan Pokjaluh Medan Gelar Bimroh di RS USU

 

MEDAN – Memasuki minggu terakhir pasca-Idulfitri 1447 H, semangat pengabdian terus ditunjukkan oleh para fungsional keagamaan di Kota Medan. Imam Pratomo MHI, Muhammad Arsyad SHI dan Abdul Majid SHI Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota bersinergi bersama dengan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Medan diantaranya Suryadi, S.Ag, Nurbaiti Lubis, Ambri Sembiring SHI, Al Huda dan Sulaiman, SThI melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) bagi pasien di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU), Senin (13/04).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda “Penyuluh Menyapa” yang bertujuan memberikan penguatan mental dan spiritual kepada warga yang masih harus menjalani perawatan medis di masa libur lebaran. Kehadiran para penyuluh di bangsal-bangsal perawatan disambut hangat oleh pasien maupun keluarga yang mendampingi.

BACA JUGA :  Ilyas Sitorus Lantik Pengurus PGRI Nias Utara, Tekankan Kekompakan dan Kemajuan Pendidikan

Ketua tim penyuluh Suryadi, S.Ag menyampaikan bahwa momentum pasca-Idulfitri ini digunakan untuk menebar semangat kefitrian dan optimisme. “Kami hadir untuk menyapa saudara-saudara kita yang belum bisa berkumpul di rumah bersama keluarga karena kondisi kesehatan. Kami sampaikan bahwa sakit adalah ujian kesabaran, dan Idulfitri adalah momentum untuk meraih kemenangan batin serta kesembuhan,” ujarnya.

Dalam giat tersebut, para penyuluh dari KUA Medan Kota dan perwakilan Pokjaluh Medan melakukan pendampingan personal dengan membacakan doa-doa kesembuhan, memberikan edukasi mengenai tata cara bersuci (tayamum) dan salat bagi orang sakit, serta memberikan motivasi agar pasien tetap menjaga husnuzan (sangka baik) kepada Allah SWT.

Pihak manajemen RS USU mengapresiasi kolaborasi rutin antara penyuluh agama dan institusi kesehatan ini. Kehadiran tokoh agama dinilai mampu menurunkan tingkat kecemasan pasien, yang secara medis dapat membantu mempercepat proses pemulihan fisik.

BACA JUGA :  Seniman Sumut Johendri Sebut Indonesia Butuh Pemimpin Pemikir Seperti Ganjar

Sinergi antara KUA Medan Kota dan Pokjaluh Medan ini diharapkan terus konsisten dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima Kementerian Agama dalam menyentuh aspek psikis dan religiusitas masyarakat, terutama di lingkungan rumah sakit.

(ABN/basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *