NEDAN – Prof. Dr. Akrim, M.Pd, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), menyalurkan bantuan lebih dari Rp77 juta melalui program “Tebus Ijazah” bagi 100 alumni SMK Muhammadiyah 9 Medan lulusan tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025.
Program yang bersumber dari dana pribadi tersebut digelar di Aula SMK Muhammadiyah 9 Medan, Jalan Flamboyan Raya Gg. KH Ahmad Dahlan No. 22, Tanjung Selamat, Medan, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Prof. Akrim yang juga pernah mengabdikan diri sebagai pendidik di SMK Muhammadiyah 9 Medan pada periode 1997-1999.
Kepala SMK Muhammadiyah 9 Medan, Fadhli Hazmi Arifin, S.T, mengapresiasi kepedulian sosial Prof. Akrim terhadap para alumni yang mengalami keterbatasan ekonomi sehingga belum mampu menuntaskan kewajiban administrasi sekolah.
Menurut Fadhli, saat ini terdapat sekitar 300 alumni yang masih terkendala dalam penyelesaian administrasi sekolah.
“Terima kasih atas kepedulian Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd terhadap 100 alumni SMK Muhammadiyah 9 Medan. Acara ini sangat luar biasa,” ujar Fadhli yang juga alumni SMK Muhammadiyah 9 Medan.
Sementara itu, Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd yang juga Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Medan mengatakan program tebus ijazah tersebut telah digagas sejak November 2025 dan akan disalurkan secara bertahap kepada 600 alumni dari empat sekolah Muhammadiyah di Medan.
Ia menegaskan bahwa dana program tersebut murni berasal dari dana pribadi, bukan dari lembaga maupun organisasi.
“Pemberian bantuan tebus ijazah ini perdana di SMK Muhammadiyah 9 Medan. Saya pernah menjadi guru di sekolah ini dan sangat senang bisa reuni dengan keluarga besar SMK Muhammadiyah 9 Medan,” katanya.
Selanjutnya, program serupa juga akan diberikan kepada alumni SMA Muhammadiyah 1 Medan, SMP Muhammadiyah 8 Medan, dan Madrasah Aliyah Muhammadiyah Medan.
“Niat kami untuk meringankan beban masyarakat. Kami tergerak melakukan gerakan sosial,” ujarnya.
Prof. Akrim menambahkan, program tersebut juga merupakan implementasi pesan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, agar Muhammadiyah selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi.
“Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar harus mengambil peran dalam gerakan sosial. Tantangan masyarakat semakin sulit. Kami berharap para alumni dapat melanjutkan pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik. Alumni SMK adalah alumni yang siap kerja,” ucapnya.
Sekretaris PDM Medan Ibrahim Nainggolan dan Ketua Dikdasmen PDM Medan Drs. Ali Nurdin, M.A turut mengapresiasi pelaksanaan program tebus ijazah bagi alumni dari empat sekolah Muhammadiyah di Kota Medan tersebut. (ABN/dan)











