PADANGSIDIMPUAN – Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, mendorong Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) mengambil peran lebih besar sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, khususnya di sektor pertanian, ketahanan pangan, inovasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) HA IPB untuk wilayah Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara (Paluta), di Aula Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baplitbangda) Kota Padangsidimpuan, Minggu (18/10/2026).
Muscab yang mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Memperkuat Alumni sebagai Pilar Strategis Pembangunan Wilayah” tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kontribusi alumni IPB dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Letnan Dalimunthe mengatakan alumni perguruan tinggi, khususnya IPB, memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan melalui ilmu pengetahuan, pengalaman, inovasi, serta jejaring profesional yang dimiliki.
“Saya berharap HA IPB dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Letnan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan profesional diperlukan agar potensi sumber daya daerah dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
HA IPB Sumut Perkuat Organisasi, Mekar Menjadi Lima Cabang
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua HA IPB Sumatera Utara, M. Fadly Abdina, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tanjungbalai, menjelaskan bahwa pengembangan organisasi alumni terus dilakukan untuk memperkuat konsolidasi dan memperluas kontribusi di berbagai daerah.
Ia menyampaikan bahwa wilayah organisasi HA IPB Padangsidimpuan–Tapanuli Selatan dimekarkan menjadi lima cabang, yakni DPC HA IPB Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, dan Mandailing Natal.
Menurut Fadly, pemekaran tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antaralumni sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki IPB untuk mendukung pembangunan daerah.
“Penguatan organisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi alumni dalam mendukung pembangunan daerah, terutama pada sektor pertanian, ketahanan pangan, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Fadly didampingi Plt. Sekretaris HA IPB Sumatera Utara, Anggi Rhaditya Lubis.
Alumni IPB Didorong Berkontribusi Lebih Luas
Fadly juga menyoroti kiprah sejumlah alumni IPB yang kini menduduki posisi strategis di tingkat nasional, di antaranya Dr. Sudaryono, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., dan Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP., M.Si.
Menurutnya, keberhasilan para alumni tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pengurus HA IPB di daerah untuk terus meningkatkan kapasitas organisasi dan memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Ia berharap jaringan alumni tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan kolaboratif yang mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan di daerah.
Dorong Beasiswa bagi Mahasiswa Terdampak Bencana
Selain membahas penguatan organisasi dan pembangunan daerah, HA IPB Sumatera Utara turut mendorong perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa yang terdampak bencana.
Fadly mengungkapkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Rektor IPB terkait kemungkinan pengurangan biaya kuliah bagi mahasiswa terdampak bencana serta penyediaan beasiswa bagi mahasiswa dan calon mahasiswa, khususnya yang berasal dari Sumatera Utara.
“Kami mendorong agar ada perhatian khusus bagi mahasiswa dan calon mahasiswa dari Sumatera Utara, terutama mereka yang terdampak bencana dan membutuhkan dukungan biaya pendidikan,” ungkapnya.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa tetap melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi akibat bencana. Dukungan pendidikan juga dinilai penting untuk memperluas akses generasi muda terhadap pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.
Empat DPC Tetapkan Ketua dan Sekretaris
Dalam rangkaian Muscab tersebut, empat DPC HA IPB di wilayah Tabagsel menetapkan susunan ketua dan sekretaris untuk memperkuat kepengurusan organisasi di tingkat daerah.
Berikut nama-nama ketua dan sekretaris DPC HA IPB yang terpilih:
- DPC HA IPB Padangsidimpuan Ketua: Rusydi Nasution, S.TP., M.M. Sekretaris: Ali Amran Jambak, S.P., M.M.
- DPC HA IPB Padang Lawas Ketua: Agus Salim Hasibuan, S.Pt., M.P. Sekretaris: Aulia Rahman Hasibuan, S.P.
- DPC HA IPB Tapanuli Selatan Ketua: Efrida Yanti Pakpahan, S.TP., M.M. Sekretaris: Zul Pardede, S.P., M.P.
- DPC HA IPB Padang Lawas Utara Ketua: Elli Parluhutan, S.P. Sekretaris: Hamdan Al Mujahid, S.Hut.
Terbentuknya kepengurusan baru tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi alumni, membangun kolaborasi lintas sektor, serta mendorong program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.
Pembukaan Muscab turut dihadiri staf ahli Bupati Padang Lawas, Asisten Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, pengurus HKTI Sumatera Utara Mulyadi, Ismail Marzuki, dan Tegar Rinaldi, serta perwakilan HIPKA Sumatera Utara, Andi Wiliandi.
Hadir pula para alumni senior dan junior HA IPB se-Tabagsel yang diharapkan dapat mengambil bagian dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi organisasi untuk mendukung pembangunan daerah.
(ABN/IS)




















