BINJAI – Pemerintah Kota Binjai menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang bersih dan sehat dengan menggelar aksi gotong royong dan kurvei massal secara serentak di lima kecamatan, Jumat (24/7/26).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus menjadi momentum penilaian kesiapan Kota Binjai untuk pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Spesifik (FPSS) oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Kegiatan dipusatkan di Jalan Masjid Baiturrahman, Gang Swadaya, Lingkungan IV, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, dan melibatkan aparatur pemerintah, unsur kecamatan, kelurahan, serta masyarakat yang bergotong royong membersihkan lingkungan.
Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan bersama untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini tidak boleh dimaknai sebagai rutinitas biasa, melainkan sebagai ibadah. Apa yang kita lakukan akan menjadi ladang pahala bagi kita semua. Mari menikmati setiap pekerjaan yang kita lakukan agar tumbuh kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya melakukan aksi bersih-bersih, Pemko Binjai juga menerima kunjungan tim Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup melalui Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun bersama Direktorat Penanganan Sampah.
Kehadiran tim tersebut untuk melakukan verifikasi lapangan dan administrasi sebagai bagian dari proses penilaian usulan pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Spesifik (FPSS) di Kota Binjai.
Verifikasi dilakukan guna memastikan kesiapan pemerintah daerah, mulai dari kelayakan lokasi, kesesuaian tata ruang, status lahan, aksesibilitas, hingga kesiapan kelembagaan dan operasional sebagai syarat pembangunan fasilitas pengelolaan sampah modern.
Dalam kunjungan tersebut, tim Kementerian turut meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di Kecamatan Binjai Kota, termasuk kawasan bantaran Sungai Bingai yang menjadi salah satu fokus penataan lingkungan.
Selanjutnya, rombongan melakukan peninjauan ke tiga lokasi yang diusulkan sebagai tempat pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Spesifik (FPSS), yakni di Jalan Sibayak, kawasan Candra Kirana (Simpang Golkar), serta kawasan Pajak Rambung.
Pemerintah Kota Binjai berharap pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, hasil verifikasi Kementerian Lingkungan Hidup diharapkan membuka peluang bagi Kota Binjai untuk memperoleh dukungan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan persampahan sekaligus mewujudkan Binjai sebagai kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
(ABN/Qhusyai)
- Tingkatkan Kualitas Pendidik, PW PERSIS Sumut Sukses Gelar Daurah Asatidz Kurikulum 2026 – Juli 24, 2026
- Aksi Serentak di Lima Kecamatan, Kementerian LH Turun Langsung Verifikasi Proyek Pengelolaan Sampah – Juli 24, 2026
- Penyuluh Agama Islam ASN KUA Medan Kota Sampaikan Khutbah Jumat Bertema Motivasi Ibadah dan Muhasabah Diri di Masjid Ar-Raudhah – Juli 24, 2026












