Scroll untuk baca artikel
#
Pendidikan

FDK UINSU “Garap” Pasar S2 dan S3 KPI di Pemkab Labura

×

FDK UINSU “Garap” Pasar S2 dan S3 KPI di Pemkab Labura

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : FDK UIN Sumatera UJtara melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru untuk S2, S3 KPI di Kantor Bupati Labuhan Batu Utara, Rabu (04/02/2026)

 

MEDAN – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) mulai “menggarap” pasar mahasiswa dari kalangan pemerintahan kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), untuk kuliah di Program Studi S3 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) FDK UIN Sumatera Utara.

FDK UIN Sumatera Utara melakukan kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi S2 dan S3 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Aula Kantor Bupati Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, Rabu (04/02/2026).

Hadir dalam sosialisasi itu, Bupati Labura diwakili Sekda Susi Asmarani M.Si, Kepala BKAD Labuhan Dr Sofyan Yusma, Kakan Kementerian Haji Dan Umroh Dr Ibrahim Sihombing MA, Wakil Dekan II FDK UIN Sumatera Utara Dr. Elfi Yanti Ritonga, MA, Wakil Dekan III Prof. Dr. Anang Anas Azhar MA, Ketua Program Studi S3 KPI, Dr Ahmad Sampurna MA, Kabag Tata Usaha FDK Asriani, S.Ag, dan Kasubbag Akademik FDK Zuhriyani, serta para staf FDK yaitu Atika Asna, M.Psi, Navis Sagala, S.Sos, dan Azzuhra, S.Sos, para pejabat di Pemkab Labura dan penyuluh agama.

Dekan FDK UIN Sumatera Utara Prof Dr Hasan Sazali MA mengatakan, sosialisasi ini secara khusus menargetkan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu Utara sebagai peserta utama, mengingat peran penting mereka dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

BACA JUGA :  Mahasiswa S3 KPI UINSU Tampil Sebagai Pembentang ICAS25’ di Malaysia

“Selain menyasar kalangan OPD, kegiatan sosialisasi juga diarahkan untuk menggarap para penyuluh agama di lingkungan Kemenag Labuhan Batu Utara serta para pegawai di lingkungan Kementerian Haji dan Umroh sebagai sasaran strategis dalam penguatan SDM keagamaan dan pelayanan masyarakat,” katanya.

Prof. Hasan Sazali menjelaskan tujuan sosialisasi ini adalah untuk memperluas informasi sekaligus membuka peluang bagi aparatur pemerintah dan penyuluh agama agar dapat melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktor, guna meningkatkan kompetensi akademik dan profesionalitas kerja.

Menurutnya, maksud dari kegiatan ini bukan hanya sekadar promosi penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga sebagai langkah membangun kesadaran bahwa penguatan dakwah, komunikasi publik, serta pelayanan keagamaan di era digital harus ditopang oleh kemampuan ilmiah dan kapasitas riset yang kuat.

“Program Studi S2 dan S3 KPI FDK UINSU memiliki orientasi akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menghadapi perkembangan media sosial, dinamika komunikasi pemerintahan, literasi informasi, hingga tantangan disinformasi di ruang public,” katanya.

Prof. Hasan Sazali juga menyampaikan Program Studi S3 KPI saat ini menerima mahasiswa baru dari berbagai kalangan profesional, mulai dari pejabat di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, bupati, wakil wali kota, sekretaris daerah aktif, akademisi dosen, praktisi media, hingga kalangan kepolisian.

Keberagaman latar belakang mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa studi doktoral KPI semakin diminati sebagai ruang pengembangan intelektual dan strategis, terutama bagi kalangan pemimpin daerah maupun pejabat yang membutuhkan penguatan wawasan komunikasi Islam dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

BACA JUGA :  Bupati Deli Serdang Buka Seminar Nasional Strategi Membangun Potensi Guru Kreatif dan Inovatif Yang Digelar JMSI

Dalam kegiatan tersebut, pihak fakultas menyampaikan, target utama yang ingin dicapai adalah meningkatnya jumlah pendaftar dari Kabupaten Labuhan Batu Utara, baik dari kalangan pejabat daerah, Kepala OPD, penyuluh agama, maupun aparatur instansi keagamaan, sehingga dapat melahirkan SDM unggul yang mampu memberikan kontribusi akademik dan praktis bagi pembangunan daerah.

Prof Hasan Sazali mengharapkan melalui sosialisasi ini, akan terbangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya lulusan magister dan doktor KPI yang mampu menghadirkan inovasi dakwah, komunikasi publik, dan penguatan moderasi beragama yang relevan dengan tantangan zaman. ** MSJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *