MEDAN — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara melalui Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan melaksanakan supervisi akhir kegiatan pembuatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) ILASPP secara daring, belum.lama ini.
Agenda ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan kualitas, konsistensi, dan akurasi data nilai tanah yang kelak menjadi dasar penting dalam proses perencanaan, kebijakan, serta pelayanan pertanahan.
Kegiatan supervisi ini diikuti oleh sejumlah pejabat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yaitu Toto Hernawo, Raden Agamer, Fadel Muhammad, dan Faizal Iqbal. Mereka memberikan arahan teknis, penguatan kebijakan, dan penekanan mengenai pentingnya penyempurnaan data ZNT sebagai referensi strategis bagi pemerintah maupun masyarakat.
Dalam proses supervisi, tim melakukan pengecekan mendalam terhadap detail teknis hasil pemetaan, validasi spasial dan atribut data, serta penyelarasan informasi antarwilayah. Langkah ini bertujuan menghasilkan peta nilai tanah yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mampu mendukung proses pembangunan yang transparan dan berkeadilan.
Peta ZNT ILASPP sendiri menjadi instrumen vital dalam menetapkan nilai tanah berdasarkan zona dan karakteristik wilayah. Dengan supervisi yang komprehensif, Kanwil BPN Sumut berharap data yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal dalam berbagai kebutuhan, seperti perencanaan tata ruang, pengadaan tanah, penghitungan ganti rugi, hingga pelayanan publik yang membutuhkan kepastian nilai tanah.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BPN dalam meningkatkan kualitas data pertanahan melalui pendekatan digital, transparan, dan berstandar nasional.
(ABN/basri)
- Polres Mandailing Natal Sita 121 Gram Sabu dan 24,7 Kilogram Ganja, 18 Tersangka Diamankan – Februari 13, 2026
- Sekda Madina Buka Jambore Cabang Pramuka Penggalang 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda – Februari 13, 2026
- Kanwil BPN Sumut Terima Audiensi LPPN Bahas Dampak Eksekusi Lahan di Labuhanbatu Utara – Februari 13, 2026











