MEDAN – Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Ramses Panjaitan, tengah diterpa isu tak sedap. Ia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pegawai harian lepas (PHL) berinisial A alias P (23), warga Kabupaten Batubara, yang bekerja di Satuan Narkoba Polres Batubara.
Informasi yang dihimpun wartawan, dugaan peristiwa memalukan itu terjadi sekitar tiga pekan lalu. Saat itu korban yang baru satu setengah tahun bertugas sebagai PHL diminta oleh atasannya, AKP Ramses, untuk memotong kuku di ruang kerjanya.
Ketika hanya berdua di ruangan, korban diduga mendapat perlakuan tak pantas berupa sentuhan pada bagian sensitif tubuhnya. Merasa ketakutan, korban langsung meninggalkan ruangan dan tak lagi masuk kerja hingga tiga pekan terakhir akibat trauma.
Upaya konfirmasi kepada AKP Ramses Panjaitan menghasilkan bantahan tegas. “Tidak benar, itu bohong. Informasi itu tidak benar,” ujarnya singkat kepada wartawan.
Namun, sumber internal menyebut pihak Kasat Narkoba diduga mengutus seorang perwira, Ipda J Simanjuntak, untuk menemui keluarga korban dengan maksud agar kasus tersebut tidak bergulir ke ranah hukum.
Kapolres Batubara, AKBP Doli Nainggolan, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilayangkan wartawan.
(ABN/Rizky Zulianda)
- Antara Arogansi Angka dan Tangis Rakyat: Membongkar Klaim ‘Indonesia Negara Terkaya’ di Tengah Badai PHK dan Kemiskinan Struktural – Juli 19, 2026
- Musa Rajekshah Sampaikan Duka Mendalam Terhadap Korban Kecelakaan di Jalan Lintas Medan-Berastagi – Juli 19, 2026
- Balitbang Partai Golkar Luncurkan Buku General Check-Up Keuangan Negara, Dorong Pemahaman Sistemik atas Anggaran Publik – Juli 19, 2026












