Scroll untuk baca artikel
#
AgamaMedanPeristiwaSumatera Utara

Khutbah Jumat di Masjid Akbar Baitussujud: Penyuluh Agama KUA Medan Kota Ajak Jemaah Maknai Puasa sebagai Madrasah Mental

×

Khutbah Jumat di Masjid Akbar Baitussujud: Penyuluh Agama KUA Medan Kota Ajak Jemaah Maknai Puasa sebagai Madrasah Mental

Sebarkan artikel ini
Khutbah Jumat
Khutbah Jumat di Masjid Akbar Baitussujud: Penyuluh Agama KUA Medan Kota Ajak Jemaah Maknai Puasa sebagai Madrasah Mental

 

MEDAN – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan salat Jumat di Masjid Akbar Baitussujud, Jumat (20/02/2026), bertepatan dengan hari kedua bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ratusan jemaah memadati masjid untuk menunaikan ibadah sekaligus mendengarkan khutbah yang sarat pesan spiritual.

Bertindak sebagai khatib, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota, Al Ustadz Imam Pratomo, M.H.I., mengajak jemaah memaknai puasa sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual. Dalam khutbahnya, ia menegaskan bahwa Ramadhan merupakan “madrasah” yang mendidik umat Islam untuk memperkuat karakter dan meningkatkan kualitas ketakwaan.

“Ramadhan adalah momentum pendidikan jiwa. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan proses menempa disiplin diri, kejujuran, serta kesabaran. Jangan sampai ibadah ini hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa makna,” ujar Imam Pratomo di hadapan jemaah.

BACA JUGA :  Kanwil BPN Sumut dan Komnas HAM RI Gelar Rapat Koordinasi Bahas Isu Pertanahan Masyarakat Adat

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan, pandangan, dan hati agar nilai ibadah tetap terjaga di sisi Allah SWT. Menurutnya, kualitas puasa sangat ditentukan oleh kemampuan mengendalikan diri dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala.

Dalam khutbah tersebut, khatib memaparkan tiga poin utama yang perlu diperkuat selama Ramadhan 1447 H. Pertama, pengendalian diri, termasuk menahan emosi serta menghindari perdebatan yang tidak bermanfaat di tengah masyarakat. Kedua, menghidupkan Ramadhan (ihya Ramadhan) dengan memperbanyak tadarus Al-Qur’an dan melaksanakan salat Tarawih secara berjemaah. Ketiga, meningkatkan kesalehan sosial melalui zakat, infak, dan sedekah, khususnya kepada warga yang membutuhkan di sekitar lingkungan masjid.

Kehadiran penyuluh agama di mimbar-mimbar masjid merupakan bagian dari program Safari Dakwah Ramadhan yang diinisiasi Kepala KUA Medan Kota, Ustadz Khairul Azmi Harahap, S.Ag. Program ini bertujuan memperkuat syiar Islam yang menyejukkan, moderat, dan edukatif di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Deklarasi Pilkada Damai di Deliserdang: Kolaborasi Semua Pihak untuk Pemilu yang Aman

Pelaksanaan salat Jumat berlangsung tertib dan lancar. Rangkaian ibadah ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan keluarga, kedamaian Kota Medan, serta kekuatan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa hingga akhir Ramadhan.

(ABN/basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *