Scroll untuk baca artikel
#
Sumatera Utara

LPCRPM Muhammadiyah Sumut Pasang Target 70 Persen Pembentukan Cabang

×

LPCRPM Muhammadiyah Sumut Pasang Target 70 Persen Pembentukan Cabang

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA : PDM Langkat dan LPCRPM PW Muhammadiyah Sumut berfoto bersama di gedung Dakwah Muhammadiyah Langhkat, kemarin.

 

MEDAN – Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (PWMSU), memasang target 70 persen pembentukan cabang Muhammdiyah di tingkat kecamatan sebelum Muktamar Muhammadiyah di Medan Tahun 2027 mendatang.

“Target ini, merupakan target LPCRPM secara nasional. Untuk pembentukan cabang sudah tercapai 70 persen, sementara ranting target capaiannya 40 persen sebelum Muktamar Muhammadiyah di Medan Tahun 2027,” kata Ketua LPCRPM PWM Sumut Anang Anas Azhar dalam acara sosialisasi LPCRPM di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Langkat, di Stabat, Rabu (16/07/2025).

Hadir dalam acara sosialisasi dan Turba LPCRPM ini, Wakil Ketua sekaligus Koordinator LPCRPM Sumut Hasrat Efendi Samosir, Sekretaris LPCRPM Sumut, Partaonan Harahap, Mujhirul Iman Bendahara LPCRPM, dan Fahrur Rizki Wakil Ketua.

Sedangkan pihak tuan rumah, hadir Sekretaris PDM Langkat, Sukri Karnedi, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Langkat Soerkani, Koordinator Bidang LPCRPM Langkat, Joko Susilo, dan Ketua LPCRPM Langkat, Supantoro, serta para peserta dari unsur PCM, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), dan organisasi otonom (ortom) tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Kabupaten Langkat H Abdi Sukamto menyampaikan pentingnya penguatan struktur ranting dalam membangun gerakan dakwah yang kokoh. “Kekuatan Muhammadiyah sesungguhnya ada di ranting. Maka sudah sangat tepat jika LPCRPM menjadikan cabang dan ranting sebagai fokus utama dalam pengembangan dakwah. Langkat siap bersinergi untuk memperkuat fondasi gerakan ini,” katanya.

BACA JUGA :  Masjid Basyariah Langkat: Simbol Pemberdayaan Ekonomi dan Spiritual Masyarakat

Dalam paparannya, Anang Anas Azhar menyebutkan pembangunan dakwah dari tingkat bawah akan menjadi kunci keberhasilan Muhammadiyah di masa mendatang.

“Kami ingin memastikan bahwa program LPCRPM tidak sekadar berhenti pada perencanaan. Kegiatan turba ini adalah bentuk konkret kehadiran LPCR untuk mendengar, mendampingi, dan memperkuat struktur dasar persyarikatan. Pertemuan Regional nanti bukan akhir, melainkan awal dari gerakan kolektif lintas wilayah,” tegasnya.

Senada dengan itu, Hasrat Efendi Samosir menekankan perlunya kolaborasi lintas jenjang agar LPCR benar-benar menjadi penggerak perubahan. “LPCR bukan sekadar struktur, melainkan spirit dakwah yang harus menyala hingga ke pelosok. Dengan kolaborasi yang kuat, kita akan mampu menciptakan ranting yang mandiri, dinamis, dan progresif,” pungkasnya.

Sementara itu, Partaonan Harahap menambahkan turba ini menjadi ruang identifikasi kebutuhan riil di lapangan serta potensi lokal yang bisa dikembangkan. LPCR-PM Sumut siap melakukan pendampingan intensif melalui program-program pelatihan dan penguatan kelembagaan secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Samosir Bahas Potensi Tanah Obyek Reforma Agraria Tahun 2024

Kegiatan berlangsung dinamis, ditandai dengan diskusi interaktif antara LPCRPM Sumut dan peserta dari PDM Langkat. Para peserta antusias menyampaikan aspirasi, tantangan yang dihadapi ranting, serta harapan besar untuk pembinaan yang berkelanjutan.

Sebagai penutup, seluruh peserta menyepakati pentingnya membangun jaringan komunikasi yang solid dan sistematis, sebagai fondasi percepatan pertumbuhan dan penguatan cabang-ranting di seluruh wilayah Langkat.

Dengan semangat “membangun kekuatan dari bawah”, LPCRPM Sumut melalui kegiatan turba ini membuktikan komitmennya dalam membina dan memberdayakan ranting sebagai pilar utama gerakan dakwah Muhammadiyah. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam menyukseskan Pertemuan Regional LPCR se-Sumatera serta menciptakan cabang dan ranting yang tangguh, adaptif, dan berkemajuan. MSJ

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *