Scroll untuk baca artikel
#
BeritaSumatera UtaraUniversitarian

Mahasiswa Unimed Pulihkan Mental Remaja Kampung Darussalam Pasca Banjir

×

Mahasiswa Unimed Pulihkan Mental Remaja Kampung Darussalam Pasca Banjir

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa FIP Unimed melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial bagi remaja korban banjir di Kampung Darussalam, Kabupaten Langkat, Minggu (8/3/2026).

LANGKAT – Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial bagi remaja korban banjir di Kampung Darussalam, Kabupaten Langkat, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Taman Bacaan Masyarakat Darussalam tersebut merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak Pasca Bencana yang digagas oleh Kemendiktisaintek. Program ini bertujuan membantu memulihkan kondisi mental remaja yang terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Program ini diinisiasi mahasiswa FIP Unimed yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Masyarakat, HMJ PGSD, HMJ Bimbingan dan Konseling (BK), serta Ikatan Mahasiswa Prodi (IMA) PAUD.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri perwakilan Pemerintahan Desa Telaga Said, para remaja korban banjir, mahasiswa, serta dosen pendamping FIP Unimed yakni Mahfuzi Irwan, S.Pd., M.Pd., Asiah, S.Pd., M.Pd., dan Artha Mahindra Dipuetra, M.Pd.

Perwakilan Pemerintah Desa Telaga Said, Sukma, mengapresiasi kepedulian mahasiswa Unimed yang memberikan pendampingan psikososial bagi remaja di Kampung Darussalam. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu para remaja untuk bangkit kembali setelah terdampak bencana.

“Ini merupakan treatment yang sangat baik bagi para remaja di kampung kami. Mereka sangat senang dan gembira mengikuti kegiatan yang dilakukan mahasiswa melalui program Mahasiswa Berdampak ini. Kami juga sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa di sini dan berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

BACA JUGA :  Inspektur Deliserdang Edwin Nasution Minta Maaf Soal Insiden dengan Wartawan, Singgung Etika Jurnalistik

Dalam kegiatan tersebut, pemulihan mental remaja diawali dengan pemaparan materi oleh Rafael Lisinus Ginting, Kepala Unit Pelayanan Bimbingan dan Konseling (UPBK) Unimed. Ia menekankan bahwa pendampingan psikososial sangat penting, terutama bagi remaja yang tinggal di daerah rawan bencana.

Menurut Rafael, remaja perlu dibekali kemampuan untuk beradaptasi secara mental terhadap berbagai kondisi yang tidak menentu akibat bencana.

“Pendampingan psikososial ini sangat penting agar remaja mampu beradaptasi dengan berbagai kemungkinan yang terjadi di daerah rawan bencana. Jangan sampai mereka menjadi kelompok yang paling rentan secara mental, karena remaja adalah generasi penerus di kampungnya,” jelasnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaksi dan diskusi antara mahasiswa dan para remaja. Diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para remaja tampak terbuka berbagi pengalaman serta perasaan mereka setelah menghadapi bencana banjir.

Sebanyak 15 mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan ini dari total 50 mahasiswa yang telah diterjunkan sejak 18 Februari 2026 untuk melaksanakan program pendampingan di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  SMANDU Gelar MPLS, Sambut Siswa Baru dengan Semangat Kebersamaan dan Inklusif

Dosen FIP Unimed, Asiah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan mahasiswa merupakan bagian dari implementasi penelitian tim dosen terkait pemulihan psikososial pascabencana bagi remaja.

“Kami berterima kasih kepada Kemendiktisaintek sebagai promotor utama kegiatan ini serta kepada masyarakat yang menyambut kedatangan mahasiswa dengan sangat ramah. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu pemulihan mental para remaja sehingga Kampung Darussalam dapat kembali bangkit setelah bencana,” ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa Unimed diharapkan tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan psikologis masyarakat yang terdampak bencana. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *