Scroll untuk baca artikel
#
NasionalPeristiwaReligi

Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan: UPZ Universitas Gunadarma Nyalakan Harapan Yayasan Yatim Dhuafa Kafilaturosul

×

Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan: UPZ Universitas Gunadarma Nyalakan Harapan Yayasan Yatim Dhuafa Kafilaturosul

Sebarkan artikel ini
UPZ Universitas Gunadarma
Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan: UPZ Universitas Gunadarma Nyalakan Harapan Yayasan Yatim Dhuafa Kafilaturosul

 

DEPOK – Di atas selembar kertas bertema astronot, 26 anak yatim dan dhuafa di Panti Asuhan Kafilaturosul perlahan melangitkan impian mereka. Melalui program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan, relawan UPZ UG (Universitas Gunadarma) bersama mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS hadir membawa kehangatan yang mengubah tatap ragu menjadi binar harapan.

​Sore itu, Kamis (12/3), ruang panti tak sekadar diisi dengan workshop clay dan canda tawa, melainkan menjadi saksi bisu runtuhnya sekat keterbatasan. Kehadiran para mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS di tengah anak-anak ini menjadi bukti hidup bahwa himpitan ekonomi bukanlah akhir dari sebuah cita-cita pendidikan.

​Melihat ketulusan yang terjalin, Mega Oktaviany, Direktur Pelaksana Harian UPZ UG, menyampaikan rasa haru sekaligus apresiasi yang mendalam atas gerakan tersebut.

BACA JUGA :  Ijeck Sah Menjadi Anggota Kehormatan KAHMI, Rusdi Lubis : Ijeck Segera Bangun Masjid Lafran Pane

​”Melihat bagaimana program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan yang diamanahkan BAZNAS ini dieksekusi langsung oleh adik-adik penerima beasiswa, rasanya sangat luar biasa dan keren. Mereka tidak sekadar menjalankan tugas, tapi menenun kembali asa anak-anak panti dengan empati yang nyata. Inilah esensi sejati dari sebuah pemberdayaan,” ungkapnya.

​Kehangatan memuncak saat azan Magrib berkumandang. Dalam kesederhanaan buka puasa bersama, Pengurus Yayasan Kafilaturosul, Dedeng Sudarjat, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. “Ini menjadi ilmu dan pemantik semangat bagi kami, bahwa dengan dukungan nyata seperti ini, anak-anak yatim memiliki hak yang sama untuk bermimpi hingga ke bangku Universitas Gunadarma sekalipun,” tuturnya lirih.

​Rangkaian kegiatan penuh makna ini ditutup dengan komitmen kuat para relawan. Bagi mereka, beasiswa yang diterima bukan sekadar keistimewaan finansial, melainkan amanah besar untuk terus menjadi pelita bagi sesama.

BACA JUGA :  Portal Jalan di Desa Gambus Laut Dibongkar, Masyarakat Bisa Kembali Melintas

(ABN/Leriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *