MANDAILING NATAL – Lopo Tepsun, brand kuliner dengan konsep “lopo tepi sungai”, resmi membuka gerai pertamanya di Desa Padang Laru, Kecamatan Panyabungan Timur, Selasa (10/02/2026). Kehadirannya tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang hiburan dan rekreasi baru bagi masyarakat Mandailing Natal (Madina).
Berlokasi di bantaran Sungai Pintu Air, Desa Padang Laru, Lopo Tepsun menawarkan suasana asri dan menyegarkan bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati kopi khas Mandailing. Konsep alam terbuka di tepi sungai menjadi daya tarik utama yang membedakan tempat ini dari kedai kopi pada umumnya.
Grand opening Lopo Tepsun ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Owner Lopo Tepsun, Dodi Martua, didampingi Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution serta Ketua DPRD Madina Erwin Lubis. Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah tamu undangan, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal.
Owner Lopo Tepsun, Dodi Martua, mengatakan bahwa tempat yang ia dirikan tidak sekadar menjadi lokasi minum kopi, tetapi juga ruang berkumpul yang nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan kopi asli Mandailing dengan cita rasa terbaik, sekaligus menyediakan tempat yang nyaman untuk berkumpul bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas,” ujarnya.
Dengan mengusung konsep alami di tepi sungai, Lopo Tepsun memadukan keindahan panorama alam dengan sajian kuliner khas daerah. Pengunjung dapat menikmati berbagai varian kopi Mandailing yang dikenal memiliki aroma kuat dan cita rasa khas, lengkap dengan aneka menu pendamping.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan pertama, manajemen Lopo Tepsun juga menyiapkan promo dan sajian spesial pada hari pembukaan. Kehadiran tempat ini diharapkan menjadi destinasi baru bagi masyarakat Panyabungan Timur dan sekitarnya, sekaligus mendukung promosi serta pengembangan kopi Mandailing sebagai salah satu produk unggulan daerah.
Salah satu penikmat kopi sekaligus tokoh masyarakat Panyabungan Timur, Armen Batubara, mengapresiasi kehadiran Lopo Tepsun yang dinilainya menawarkan keunikan menu, kualitas biji kopi, serta suasana yang nyaman.
“Konsumen cenderung antusias terhadap inovasi rasa, kenyamanan suasana, serta harga yang terjangkau. Tempat ini memberi kehangatan, baik untuk bekerja, bertemu teman, maupun sekadar bersantai,” ungkapnya.
(ABN/Dedi Mulia)
- MTQ ke-57 Binjai Timur Resmi Dibuka Hasanul Jihadi, 288 Peserta Ramaikan 32 Cabang Lomba – Februari 11, 2026
- Selain Tempat Ngopi, Lopo Tepsun Hadir sebagai Ruang Hiburan dan Rekreasi Masyarakat Madina – Februari 11, 2026
- Aswin Parinduri Tegaskan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Panyabungan Utara – Februari 11, 2026











