Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Sidak Wawako Binjai Bongkar Masalah Parkir RSUD Djoelham, Parkir Otomatis Resmi Dinonaktifkan

×

Sidak Wawako Binjai Bongkar Masalah Parkir RSUD Djoelham, Parkir Otomatis Resmi Dinonaktifkan

Sebarkan artikel ini
Sidak Wawako Binjai
Sidak Wawako Binjai Bongkar Masalah Parkir RSUD Djoelham, Biaya Parkir Resmi Dinonaktifkan

BINJAI – Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Djoelham Binjai, Kamis (8/1/2026) pagi. Sidak yang dilakukan dengan mengendarai sepeda motor ini bertujuan meninjau langsung pelayanan kesehatan dan tata kelola parkir rumah sakit milik Pemerintah Kota Binjai tersebut, menyusul banyaknya keluhan masyarakat.

Dalam sidak tersebut, Hasanul Jihadi yang akrab disapa Jiji disambut oleh Plt Direktur RSUD Djoelham Binjai dr. Romi Ananda Lukman, Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai Harimin Tarigan, serta Kepala Inspektorat Heny Sridewi, SE, M.Sp, bersama sejumlah staf rumah sakit.

Jiji menegaskan, kehadirannya di RSUD Djoelham bukan sekadar formalitas, melainkan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, karyawan, dan manajemen rumah sakit terkait sistem parkir otomatis yang dinilai bermasalah.

“Saya turun langsung untuk melihat dan mendengar kondisi sebenarnya. Kami harus menyampaikan informasi yang jujur kepada wali kota, bukan laporan yang menyenangkan atasan. Apa yang dirasakan masyarakat dan dikeluhkan pegawai harus kita carikan solusinya,” tegas Jiji.

Terkait dugaan pengelolaan parkir oleh pihak ketiga, Jiji mengaku telah mengonfirmasi langsung kepada Wali Kota Binjai. Hasilnya, Pemerintah Kota Binjai tidak mengetahui adanya keputusan resmi terkait keterlibatan pihak ketiga dalam pengelolaan parkir RSUD Djoelham.

BACA JUGA :  Mantan Napiter Dukung Polri Jaga Kamtibmas Saat Natal dan Tahun Baru

“Kami tidak pernah mendapat informasi soal keputusan pengelolaan parkir oleh pihak ketiga. Untuk itu, saya minta Inspektorat memeriksa persoalan ini secara menyeluruh dan objektif,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa penerapan sistem parkir otomatis di RSUD Djoelham belum memiliki kajian resmi, sehingga justru menimbulkan keresahan dan tanda tanya di tengah masyarakat.

“Yang harus ditingkatkan adalah kualitas pelayanan dan fasilitas rumah sakit, bukan malah menambah beban masyarakat dari parkir,” kata Jiji tegas.

Menindaklanjuti keluhan masyarakat yang telah berlangsung hampir sebulan, Jiji memastikan bahwa sistem parkir otomatis resmi dinonaktifkan.

“Fokus kita adalah pelayanan kesehatan, bukan mencari keuntungan dari parkir. Hari ini keluhan masyarakat kita tindaklanjuti dan parkir otomatis langsung kita nonaktifkan,” ungkapnya, yang disambut tepuk tangan warga.

Menurutnya, sistem parkir tersebut justru menimbulkan masalah baru, termasuk warga yang memilih parkir hingga ke kawasan Kantor Wali Kota Binjai.

“Jangan korbankan masyarakat demi kepentingan tertentu. Saya minta Inspektorat segera mengusut siapa yang bertanggung jawab atas persoalan ini,” tegasnya.

BACA JUGA :  Wabup Madina Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai Semarakkan HUT RI ke-80

Jiji menambahkan, persoalan tata kelola parkir RSUD Djoelham akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Binjai. Ia berjanji akan menyampaikan rekomendasi dan evaluasi objektif kepada Wali Kota Binjai berdasarkan kondisi riil di lapangan.

“Sering kali hasil rapat tidak sesuai dengan kenyataan. Karena itu saya turun langsung agar laporan saya tidak ABS asal bapak senang,” tutupnya.

Selain meninjau area parkir, Wakil Wali Kota Binjai juga mengecek sejumlah ruangan pelayanan serta berdialog dengan pasien dan keluarga pasien.

Dengan dinonaktifkannya sistem parkir berbayar, masyarakat kini kembali bebas biaya parkir saat berobat di RSUD Djoelham Binjai.

(ABN/Qhusyai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *