Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Amankan Driver Ojol Pejambret Pegawai BUMN

 

Jambret
Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin didampingi Kanit Reskrim Iptu Jepri Simamora, saat memberi keterangan pada wartawan terkait penangkapan seorang jambret menggunakan pakaian ojek online, Selasa (7/9).

 

Asaberita.com, Medan – Seorang driver ojek online (ojol) diamankan oleh Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Jepri Simamora, karena nekat menjambret tas milik seorang pegawai BUMN di Jalan Madong Lubis Medan Perjuangan.

Keterangan yang diperoleh wartawan, Selasa (7/9/2021) menyebutkan, penangkapan pelaku bernama Yogi (26), warga Jalan Malaka Medan itu, berawal ketika Iptu Jepri Simamora pada Senin malam (6/9/2021), sedang melakukan patroli rutin.

Saat di persimpangan Jalan Madong Lubis, Medan Perjuangan, Iptu Jepri mendengar suara jeritan jambret. Mendengar itu, petugas tersebut langsung mengejar pelaku yang mengendarai sepeda motor BK 6660 OAF.

nst

Pelaku yang memakai jaket dan helm ojol Itu terus tancap gas meski petugas sudah melakukan pengejaran. Tak tau kemana pelariannya, ternyata pelaku kabur ke rumahnya.

BACA JUGA :  KNPI : Ada Fitnah Jahat Terhadap Kabaharkam Polri

Disitulah pelaku ditangkap tanpa ada perlawanan. Selanjutnya driver ojol inipun diboyong petugas ke Mapolsek Medan Timur.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin didampingi Kanit Reskrim Iptu Jepri Simamora, membenarkan kalau pihaknya mengamankan seorang driver ojol yang melakukan jambret. “Iya benar, saat ini sedang diperiksa,” sebut Kapolsek, Selasa (7/9/2021).

Kapolsek mengatakan, aksi kejar-kejaran sempat terjadi antara pelaku dengan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur. “Saat itu, Kanit Reskrim mendengar suara jeritan jambret dan langsung melakukan pengejaran,” ucapnya.

Selain pelaku, petugas menyita barang bukti milik korban bernama Pantun Hotmaida Hasibuan berupa tas, jam tangan, uang ratusan ribu rupiah dan id card BUMN milik korban. “Sepeda motor milik pelaku, jaket dan helm ojol, juga disita,” ujarnya.

BACA JUGA :  Rudy Hermanto Minta Pemerintah Daerah Tertibkan Ojol Bandel

Sementara itu, pelaku mengaku kalau saat itu ia melihat korban sedang berjalan kaki sambil menenteng tas. “Saya dekati kemudian saya rampas,” sebut pria yang mengaku baru bebas penjara kasus yang sama.

Ia mengaku nekat melakukan jambret karena desakan bayar utang. “Bayar utang pak,” aku pelaku.

Yogi sendiri mengaku kalau dirinya membeli aplikasi ojol dari teman. “Saya beli dari teman,” ungkapnya. (avd/red)

 92 total views,  2 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *