Ustadz Maaher Wafat, Tuan Guru Batak : Beliau Sadar Model Dakwahnya Harus Diperbaiki

Wafat
Tuan Guru Batak Syekh Dr Ahmad Sabban Elrahmaniy dalam album kenangannya bersama ustadz Maaher.

Asaberita.com, Medan – Ustadz Maaher At-Thuwailibi meninggal dunia saat berada di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (8/2/2021) malam. Pria pemilik nama Soni Eranata itu sebelumnya dikabarkan mengeluhkan sakit.

Atas wafatnya pendakwah yang dikenal lantang yakni Ustadz Maaher ini, Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk MA, Mursyid Thariqah Naqsyabandi, turut berduka dan berdoa agar almarhum husnul khatimah.

Ulama Sumut yang populer dipanggil Tuan Guru Batak (TGB) ini, lewat akun Facebook Serambi Babussalam Simalungun menyebutkan Ustadz Maaher At-Thuwailibi (Soni Eranata) wafat di Rutan Bareskrim Polri. Almarhum meninggal dunia diduga karena sakit.

“Al-marhum sebelumnya dikenal sebagai mujahid dakwah yang keras, tangguh dan lantang. Namun, beliau wafat meninggalkan keteladanan yakni meminta maaf atas segala kekhilafan dan kekeliruannya dalam berdakwah,” ujar TGB.

BACA JUGA :  Presiden Alumni UINSU: Haqqul Yakin Rektor Prof Syahrin Tegakkan Moral Akademik

“Beliau juga minta dituntun, dinasehati bahkan dirangkul. Sepertinya beliau sadar bahwa model dan gaya berdakwahnya yang cenderung keras dan sporadis harus diperbaiki agar lebih lembut dan moderat. Ini sebuah kemuliaan hati seorang da’i,” imbuh TGB.

nst

Di akhir ucapan belasungkawanya, TGB mengajak umat meneladani kerendahan hati beliau untuk mau meminta maaf. “Semoga almarhum husnul khatimah, ditinggikan derajatnya di jannah dan seluruh keluarga diberi kesabaran dan ketaqwaan serta kita semua mari petik hikmah dan keteladanannya,” tutup TGB.

 1,314 total views,  2 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *