Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

11 Titik Jalan Provinsi Amblas ke Jurang di Kecamatan Ulu Pungkut, Gangguan Serius Bagi Pengendara

×

11 Titik Jalan Provinsi Amblas ke Jurang di Kecamatan Ulu Pungkut, Gangguan Serius Bagi Pengendara

Sebarkan artikel ini
Jalan Amblas
Salah satu dari 11 titik kondisi jalan peovinsi amblas di Desa Muara Saladi Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal.

 

MANDAILING NATAL – Sebanyak 11 titik jalan provinsi di Kecamatan Ulu Pungkut dilaporkan amblas dan longsor ke jurang dalam sepekan terakhir. Kerusakan parah ini terjadi di ruas jalan penghubung utama menuju ibu kota Kabupaten Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Beberapa titik terparah dilaporkan berada di jalur yang berbatasan langsung dengan tebing curam tanpa pembatas pengaman. Minimnya rambu peringatan serta kondisi jalan yang licin akibat hujan semakin meningkatkan potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Kepala Desa Muara Saladi Saparuddin menyatakan kondisi jalan yang berada di jalur perbukitan itu mengalami retakan panjang sebelum akhirnya sebagian badan jalan runtuh ke jurang sedalam puluhan meter. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

BACA JUGA :  Rahudman Harahap: Refleksi Perjalanan Kota Medan ke 434 Tahun dan Visi Maju untuk Masa Depan

“Sudah ada 11 titik yang amblas, mulai dari Desa Hutarimbaru sampai ke desa Simpang banyak julu. Ada yang separuh badan jalan hilang, ada juga yang menyisakan sedikit bahu jalan. Kendaraan roda empat harus antre dan ekstra hati-hati saat melintas,” ujar Saparuddin, Sabtu (1/3).

Ia juga menyampaikan bahwa laporan terkait kerusakan jalan tersebut telah diajukan kepada Dinas Pekerjaan Umum Madina.

“Kita sudah ajukan permohonan perbaikan jalan ke dinas provinsi. Kita tunggu saja, semoga cepat terealisasi,” ucapnya menirukan pernyataan pihak dinas.

Kerusakan ini menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Pengendara sepeda motor dan mobil pribadi dan bus penumang terpaksa memperlambat laju kendaraan. Warga berharap perbaikan permanen dapat segera direalisasikan mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi distribusi logistik, hasil pertanian, serta mobilitas masyarakat antar kecamatan di wilayah Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Siap Perluas Pasar Pupuk Organik, PT Karunia Rotorindo Tani Gandeng Koperasi Keluarga Pers Indonesia

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, masyarakat diminta tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berlanjut di kawasan tersebut.

(ABN/Dedi Mulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *