157 Calon Pejabat Eselon II dan III Pemprov Sumut Ikuti Seleksi

Sekda Sumut
Sekda Provsu R Sabrina memberi keterangan kepada wartawan usai meninjau pelaksanaan ujian seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut di Gedung BPSDM Provinsi Sumut Jl. Ngalengko No.1 Kota Medan, Senin (23/11).

 

Asaberita.com – Medan – Sebanyak 157 peserta calon pejabat eselon II dan III atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JBT) Pratama dilingkungan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) mengikuti seleksi ujian tertulis.

Seleksi diadakan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko Medan, Senin (23/11), setelah para peserta itu dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Adapun posisi yang dibuka pada seleksi kali ini untuk pejabat eselon II adalah Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Kehutanan.

Selanjutnya jabatan untuk Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

BACA JUGA :  Syekh Irfansyah Al Rokany Mundur Sebagai Tuan Guru Babussalam, Khalifah Zikmal Fuad Jadi Pengganti

Kemudian, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina mengatakan, tim penilai akan menilai secara adil. Kompetensi yang dinilai mulai dari kepemimpinan, manajerial, penguasaan bidang yang dilamar, serta ide atau inovasi pada bidang yang dilamar peserta.

“Kami akan membuat penilaian secara fair (adil),” ujar Sabrina, kepada wartawan, Senin (23/11), usai meninjau seleksi tertulis di Aula BPSDM.

Sabrina memaparkan mekanisme seleksi secara keseluruhan. Pengumuman peserta yang lolos seleksi tertulis dilakukan 28 November 2020. Selanjutnya dilakukan asesmen dan wawancara. Rekam jejak juga menjadi penilaian yang akan dimasukkan ke dalam hasil.

BACA JUGA :  Rakornas Kepegawaian, Sabrina Sebut ASN Harus Peka dengan Perubahan

“Nanti hasil penilaian itu akhirnya ada nama yang disarankan, dipertimbangkan dan ada pula yang tidak disarankan,” ungkap Sabrina.

Sabrina juga sempat meninjau lokasi ujian yang tersebar ke dalam 3 ruangan di lingkungan BPSDM antara lain Aula Beringin, Ruang Anggrek dan Ruang Dahlia. Kepada semua peserta, Sabrina berpesan agar terus berusaha dan berdoa.

“Sesudah berupaya atau berusaha semaksimal mungkin, berdoalah, hasil akhir tergantung pada kedua hal tersebut,” ujar Sabrina. (asa)

1,698 total views, 9 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *