DELI SERDANG – Upaya mencetak generasi muda perempuan yang berintegritas dan berjiwa pemimpin menjadi fokus pembekalan bagi 20 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 di Taman Pramuka Cadika, Lubuk Pakam, Minggu (28/6/2026). Seorang alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI turun langsung memberikan materi tentang kepemimpinan, karakter, dan integritas kepada para finalis yang diproyeksikan menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.
Pembekalan menghadirkan Dr Selli, alumni Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Lemhannas RI. Dalam sesi tersebut, para finalis mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, berkarakter, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi lanjutan dari materi wawasan kebangsaan dan bela negara yang sebelumnya diterima para finalis selama menjalani masa karantina dan retreat Putri Otonomi Indonesia 2026 di Kabupaten Deli Serdang.
Dalam paparannya, Selli menjelaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar kemampuan memimpin orang lain, melainkan kemampuan memengaruhi, menginspirasi, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki visi yang jelas, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan dalam setiap tindakan.
“Kepemimpinan dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri. Seorang pemimpin harus memiliki integritas, disiplin, empati, serta mampu membangun komunikasi yang baik. Dengan karakter tersebut, seorang pemimpin akan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Selain itu, para finalis juga diajak menjadi generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman, terbuka terhadap kolaborasi, dan terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Melalui pembekalan tersebut, para finalis diharapkan tidak hanya menjadi representasi daerah yang berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan menjadi agen perubahan di daerah asal masing-masing.
Dengan penguatan karakter dan kepemimpinan yang diberikan selama masa karantina, Putri Otonomi Indonesia 2026 diharapkan mampu melahirkan figur-figur muda perempuan yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki integritas serta komitmen untuk berkontribusi bagi bangsa dan daerah.
(ABN)
- ASRI Serentak di Lima Kecamatan, Pemko Binjai Perkuat Gerakan Jaga Kebersihan Lingkungan – September 11, 2026
- Serah Terima Jabatan Pejabat Pengawas, Kantah Toba Dorong Penguatan Kinerja dan Pelayanan – September 10, 2026
- Kantah Toba Perkuat Kinerja dan Pelayanan melalui Monitoring dan Pembinaan Internal – September 10, 2026












