MEDAN – Mengisi Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, SMK Negeri 9 Medan menggelar kegiatan Studi Ramadan Intensif 1447 H bertema “Teguh Berakhlak, Cerdas dan Berteknologi.” Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas X ini berlangsung di Nine Hall, Jalan Patriot No. 20 A Medan, pada 25–26 Februari 2026.
Kegiatan diawali dengan shalat Dhuha berjamaah, dilanjutkan penyampaian materi keagamaan oleh para guru, tadarus Al-Qur’an, serta praktik fardu kifayah sebagai bagian dari pembelajaran kehidupan. Sementara itu, siswa beragama Kristen dan agama lainnya mengikuti pendalaman Alkitab dan khotbah yang dibimbing guru sesuai keyakinan masing-masing.
Pembina Kesiswaan SMK Negeri 9 Medan, Muhammad Arif Wijaya, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter dan memperdalam pemahaman keagamaan siswa.
“Studi Ramadan Intensif ini dilaksanakan untuk meningkatkan karakter serta memperdalam pemahaman ibadah siswa sebagai bagian dari pembentukan pribadi yang lebih baik,” ujarnya saat pembukaan kegiatan, Rabu (25/2/2026).
Ia berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang religius, cerdas, serta mampu menjalani kehidupan dengan sikap beradab dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Mulai dari kajian hingga ibadah bersama menjadi momen kebersamaan yang penuh makna. Semoga menjadi ladang pahala dan ilmu yang berkah bagi kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 9 Medan, M. Sofa Ananda, S.Sos., M.Pd., menegaskan bahwa Studi Ramadan Intensif merupakan agenda rutin tahunan sekolah yang bertujuan memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan siswa sesuai ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.
Menurutnya, tema tahun ini menekankan pentingnya membangun karakter takwa sebagai fondasi kepribadian pelajar di tengah perkembangan teknologi.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual agar siswa semakin disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Selain pembinaan ibadah, siswa juga menerima tausyiah tentang pentingnya menjaga integritas, menghormati guru dan orang tua, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, OSIS bersama Rohani Islam SMK Negeri 9 Medan membagikan takjil kepada masyarakat di Jalan Patriot dan Jalan Jenderal Gatot Subroto Medan. Aksi berbagi ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus pembelajaran karakter bagi para siswa. (ABN/dan)











