Scroll untuk baca artikel
#
HukumNasionalPeristiwaSumatera Utara

Kementerian ATR/BPN Perkuat Program Reforma Agraria, Koordinasi dan Persiapan Bimtek Landreform 2026 Digelar

×

Kementerian ATR/BPN Perkuat Program Reforma Agraria, Koordinasi dan Persiapan Bimtek Landreform 2026 Digelar

Sebarkan artikel ini
Kementerian ATR/BPN Perkuat Program Reforma Agraria, Koordinasi dan Persiapan Bimtek Landreform 2026 Digelar

MEDAN — Upaya memperkuat pelaksanaan program reforma agraria terus dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Salah satunya melalui kegiatan koordinasi dan persiapan Bimbingan Teknis (Bimtek) Landreform Tahun 2026 di Sunatera Utara yang melibatkan jajaran Direktorat Jenderal Penataan Agraria serta kantor pertanahan di wilayah Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Drs. Makmur A. Siboro, M.Eng.Sc. bersama jajaran Direktorat Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN. Dari tingkat daerah, kegiatan juga diikuti oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Rois Regen Tarigan, S.ST., serta seluruh Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara.

Pertemuan ini dilaksanakan secara daring dan luring dengan melibatkan perwakilan Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan dari masing-masing Kantor Pertanahan. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi strategis dalam menyamakan persepsi serta memperkuat kesiapan teknis pelaksanaan program landreform di daerah.

BACA JUGA :  Polres Binjai dan Instansi Terkait Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2025

Dalam kegiatan tersebut, para peserta membahas berbagai aspek penting terkait implementasi landreform, mulai dari perencanaan program, kesiapan sumber daya, hingga strategi pelaksanaan di lapangan. Koordinasi yang intensif dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan program reforma agraria dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Program landreform sendiri merupakan bagian penting dari agenda reforma agraria yang bertujuan untuk menata kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar lebih berkeadilan.

Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan akses terhadap tanah sebagai sumber penghidupan.

Melalui kegiatan koordinasi dan persiapan Bimtek ini, diharapkan seluruh jajaran pelaksana di daerah memiliki pemahaman yang sama serta kesiapan yang matang dalam menjalankan program landreform pada tahun 2026.

BACA JUGA :  Wabup Madina Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai Semarakkan HUT RI ke-80

Dengan perencanaan yang terarah dan koordinasi yang kuat, pelaksanaan reforma agraria diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan yang berkeadilan di berbagai daerah.

(ABN/basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *