Scroll untuk baca artikel
#
NasionalPeristiwaPolitik

Garuda 08 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Doakan Presiden Prabowo

×

Garuda 08 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Doakan Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Garuda 08
Garuda 08 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Doakan Presiden Prabowo

 

JAKARTA — Organisasi relawan Garuda 08 menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan kepada anak yatim pada Rabu 11 Maret 2026, dengan mengusung tema “Luaskan Hati, Eratkan Tangan, Merajut Persaudaraan Mewujudkan Kejayaan.”

Rangkaian acara diawali dengan protokol dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Al Ustadz Abdul Manaf Harahap, SH, MH, dilanjutkan dengan upacara nasional. Setelah itu, Ketua Panitia Ferdinan Kurniawan, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Garuda 08, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

Dalam laporannya, Ferdinan menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk mendoakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar senantiasa diberikan perlindungan dalam memimpin bangsa.

“Kegiatan buka puasa bersama ini sekaligus kita adakan doa bersama untuk Bapak Presiden Prabowo. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada beliau dalam memimpin bangsa ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua Umum Garuda 08 Samsurizal, SH dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan dan keberadaan Garuda 08 tidak terlepas dari sosok Presiden Prabowo yang telah dimulai sejak Prabowo pertama kali mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada masa lalu, dan hingga kini organisasi tersebut tetap konsisten mendukung perjuangan politiknya.

“Keberadaan Garuda 08 tidak bisa dipisahkan dari Bapak Prabowo. Perjuangan kami dimulai sejak beliau mencalonkan diri sebagai wakil presiden, dan hingga saat ini kami tetap konsisten bersama beliau,” kata Samsurizal didampingi Leriadi Sekjend dan Ferdinan Kurniawan Bendum

BACA JUGA :  Hadiri Penutupan BNI Investor Daily Summit 2024 Bersama Presiden Terpilih, Menteri AHY Dukung 3 Hal Fundamental Pemerintahan Selanjutnya

Ia menambahkan, dalam perkembangannya Garuda 08 juga terus memberikan berbagai masukan kepada negara dan kepada Presiden, baik melalui pandangan tertulis maupun berbagai informasi yang diperoleh dari masyarakat di tingkat bawah.

Sementara itu, sambutan juga disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi periode 2014–2016 yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Garuda 08, Prof. Yuddy Chrisnandi. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Garuda 08 diharapkan dapat memperkuat keberhasilan berbagai program pemerintah.

Menurutnya, Garuda 08 memiliki peran penting dalam membantu memastikan program-program pemerintah benar-benar berjalan di lapangan dan tepat sasaran.

“Kehadiran Garuda 08 tentunya akan memperkuat proses pencapaian suksesnya program-program pemerintah. Saya yakin Garuda 08 dapat memberikan makna terhadap jalannya program tersebut, sehingga apa yang dilakukan Bapak Presiden benar-benar terlaksana dengan baik di lapangan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dengan semangat keikhlasan, Garuda 08 diharapkan turut mengawal berbagai program pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah kebangsaan disampaikan oleh Dr. Legisan Samtafsir, Wakil Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi). Dalam ceramahnya, ia mengajak para peserta untuk mendalami makna Surah Al-Balad dalam Al-Qur’an sebagai refleksi dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, Surah Al-Balad memiliki pesan yang kuat tentang perjuangan dalam membangun sebuah negeri.

BACA JUGA :  Bupati Madina Lantik Dua CPNS Alumni IPDN dan 158 PPPK Tahap II Formasi 2024

“Jika kita berbicara tentang pemerintahan, mari kita melihatnya dari perspektif Al-Qur’an, salah satunya melalui Surah Al-Balad. Surat ini memiliki makna yang sangat kuat dalam membahas bagaimana membangun sebuah negeri,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa ibadah puasa memiliki tujuan utama untuk membentuk pribadi yang bertakwa.

“Puasa pada hakikatnya adalah proses pembentukan kepribadian agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah SWT,” tambahnya.

Di akhir acara, doa bersama dipanjatkan yang dipimpin oleh Milzam, salah satu perwakilan anak yatim yang hadir. Dalam doanya, Milzam memohon agar Presiden Prabowo diberikan kesehatan, pperlindungan dari segala bentuk kezaliman, serta umur panjang agar dapat menjalankan berbagai program pembangunan untuk Indonesia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. Acara ditutup dengan buka puasa bersama.

(ABN/Leriadi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *