Scroll untuk baca artikel
#
BeritaUniversitarian

Magister Informatika UMA Gandeng UniMAP Malaysia, Perkuat Kolaborasi Riset dan AI

×

Magister Informatika UMA Gandeng UniMAP Malaysia, Perkuat Kolaborasi Riset dan AI

Sebarkan artikel ini
Ketua Program Studi Magister Informatika UMA, Sayuti Rahman, dan perwakilan UniMAP menunjukkan MoA yang baru ditandatangani.

MEDAN — Program Studi Magister Informatika Universitas Medan Area (UMA) resmi menjalin kolaborasi internasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Malaysia.

Penandatanganan MoA dilakukan langsung oleh Ketua Program Studi Magister Informatika UMA, Dr Sayuti Rahman, ST, MKom bersama perwakilan UniMAP di Kampus Pascasarjana UMA, Jalan Sei Serayu/Setia Budi, Medan, Rabu pekan lalu.

Ketua Program Studi Magister Informatika UMA, Sayuti Rahman, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan akademik global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di bidang informatika, sains data, dan kecerdasan artifisial.

“Penandatanganan MoA ini menegaskan komitmen kedua institusi dalam membangun sinergi berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan kolaborasi akademik dan riset. Melalui kerja sama ini, UMA dan UniMAP akan mengembangkan berbagai program kolaboratif, seperti penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, seminar internasional, publikasi ilmiah, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Sayuti.

BACA JUGA :  PKB Kota Medan Adakan Tasyakuran, Santuni Anak Yatim dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Peringati Harlah ke-26

Ia menambahkan, kerja sama tersebut merupakan implementasi nyata dari visi Program Studi Magister Informatika UMA dalam menghadirkan pendidikan magister yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Menurutnya, MoA ini juga membuka peluang luas bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas akademik lintas negara yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini.

“Kerja sama dengan UniMAP menjadi tonggak penting bagi Magister Informatika UMA yang mulai beroperasi pada tahun 2025. Program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang adaptif terhadap transformasi digital serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi teknologi di masyarakat,” katanya.

Dengan orientasi pada kualitas, inovasi, dan jejaring internasional, Magister Informatika UMA terus memperkuat posisinya sebagai program studi yang progresif di era digital.

BACA JUGA :  KPK Kawal SNPMB 2026, Pendidikan Antikorupsi Jadi Fondasi Seleksi Nasional

Pasca penandatanganan MoA, kedua institusi berkomitmen segera merealisasikan berbagai program konkret, seperti kuliah tamu internasional, joint research, pertukaran akademik, hingga penguatan jejaring publikasi ilmiah.

Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi diskusi awal terkait rencana implementasi kerja sama yang akan dijalankan secara bertahap.

“Dengan adanya kolaborasi ini, Magister Informatika UMA optimistis dapat memperluas kontribusi di tingkat regional maupun internasional, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tutup Sayuti. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan