Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Pemko Binjai Serentak Bergerak di Lima Kecamatan, Perkuat Gerakan ASRI untuk Wujudkan Kota Bersih dan Bebas Genangan

×

Pemko Binjai Serentak Bergerak di Lima Kecamatan, Perkuat Gerakan ASRI untuk Wujudkan Kota Bersih dan Bebas Genangan

Sebarkan artikel ini
Pemko Binjai Bergerak
Pemko Binjai Serentak Bergerak di Lima Kecamatan, Perkuat Gerakan ASRI untuk Wujudkan Kota Bersih dan Bebas Genangan

 

BINJAI – Pemerintah Kota Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata melalui pelaksanaan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar secara serentak di lima kecamatan, Jumat (12/6/26).

Kegiatan gotong royong massal ini melibatkan seluruh unsur pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah Kota Binjai, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, hingga berbagai pemangku kepentingan terkait.

Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., yang turut memimpin kegiatan tersebut menegaskan bahwa Gerakan ASRI merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Binjai dalam menjaga kebersihan, keindahan, serta kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Gerakan ASRI hari ini dilaksanakan secara serentak di lima kecamatan. Saya meminta seluruh perangkat daerah mengerahkan personel sesuai lokasi yang telah ditentukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Chairin.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman tidak dapat dicapai hanya melalui kegiatan insidental, tetapi harus menjadi budaya yang terus dipelihara di setiap wilayah.

Karena itu, Sekdako meminta para camat untuk terus melanjutkan kegiatan gotong royong dan penataan lingkungan secara rutin setelah pelaksanaan Gerakan ASRI selesai.

BACA JUGA :  Balon Gubsu Barry Simorangkir Beraudiensi ke PCNU Kota Medan

“Gotong royong harus menjadi gerakan berkelanjutan. Saya berharap para camat terus menggerakkan masyarakat dan seluruh unsur terkait untuk menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan penataan kawasan secara konsisten di wilayah masing-masing,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Chairin juga menekankan pentingnya pembersihan saluran drainase dan parit sebagai upaya preventif mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim hujan.

“Ayo bersama-sama kita maksimalkan kegiatan ini. Fokuskan pada pembersihan parit dan saluran air agar aliran air tetap lancar, sehingga dapat meminimalisasi potensi genangan dan banjir di Kota Binjai,” tegasnya.

Pelaksanaan Gerakan ASRI tahun ini menyasar sejumlah titik strategis di lima kecamatan. Di Kecamatan Binjai Utara, kegiatan difokuskan pada pembersihan dan penataan kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, mulai dari depan Kantor Dinas Perhubungan hingga rel kereta api Pasar Kebun Lada.

Sementara itu, di Kecamatan Binjai Kota, gotong royong dipusatkan di sepanjang Jalan Sudirman, mulai dari Simpang Lampu Merah Kartini hingga Titi Kembar, dengan kegiatan penataan taman, pembersihan trotoar, serta pencabutan rumput liar.

Di Kecamatan Binjai Barat, kegiatan dilakukan di kawasan Jalan Gatot Subroto, mulai dari Simpang Jalan Kedondong hingga Kantor Baperida Kota Binjai, termasuk pembersihan drainase di depan SD Negeri 027688 Limau Mungkur.

BACA JUGA :  LPDB Kemenkop Siap Danai Koperasi Produktif di Sumut, Ini Syarat dan Skemanya

Sedangkan di Kecamatan Binjai Timur, Gerakan ASRI dilaksanakan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di sekitar Kantor BPJS Ketenagakerjaan dan area Padel Sport/Soetta Cafe.

Adapun di Kecamatan Binjai Selatan, gotong royong dilakukan di sepanjang Jalan Jamin Ginting hingga perbatasan Kelurahan Pujidadi dengan fokus pada pembersihan lingkungan, drainase, dan penataan kawasan jalan.

Melalui Gerakan ASRI yang dilaksanakan secara serentak ini, Pemerintah Kota Binjai berharap semangat gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam mewujudkan Kota Binjai yang bersih, sehat, indah, serta lebih tangguh menghadapi potensi bencana lingkungan.

(ABN/Qhusyai)

Tinggalkan Balasan