Scroll untuk baca artikel
#
BeritaUniversitarian

FAI UMSU Lepas 126 Mahasiswa KKNI, Siap Mengabdi di Empat Negara

×

FAI UMSU Lepas 126 Mahasiswa KKNI, Siap Mengabdi di Empat Negara

Sebarkan artikel ini
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd diwakili Wakil Rektor bidang Sumber Daya dan Keuangan, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A, melepas mahasisiwa KKNI, pada Senin (27/7) di Auditorium FAI Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

MEDAN – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melepas 126 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKNI) ke empat negara, yakni Malaysia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir. Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd diwakili Wakil Rektor bidang Sumber Daya dan Keuangan, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A, pada Senin (27/7) di Auditorium FAI Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan UMSU, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A., mengapresiasi capaian Fakultas Agama Islam yang terus memperluas jejaring internasional.

“KKNI di bawah kepemimpinan Pak Dekan tahun ini mampu menembus Mesir. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Dia menyampaikan pentingnya penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan bahasa Arab, sebagai bagian dari upaya mewujudkan UMSU sebagai kampus berdampak di tingkat global.

Wakil Rektor Sumber Daya juga menyampaikan empat pilar utama Rektor yang harus dimiliki mahasiswa selama menjalankan pengabdian di luar negeri.

“Pertama, sense of belonging, mahasiswa harus memiliki rasa memiliki karena mereka adalah delegasi UMSU. Kedua, sense of responsibility. Ketiga, sense of collaboration, karena program ini terlaksana berkat kerja sama UMSU dengan berbagai lembaga di empat negara. Keempat, sense of innovation, yakni mampu melahirkan inovasi baru dan berpikir kreatif,” jelasnya.

BACA JUGA :  Nimrot Sihotang, Sosok Pemimpin yang Hadirkan Pemasyarakatan Semakin Berdampak

Dia menambahkan bahwa pengalaman KKNI bukan hanya menjadi ajang pengabdian masyarakat, tetapi juga sarana pertukaran budaya (cultural exchange) yang akan memperluas wawasan mahasiswa.

“Mahasiswa akan mengalami cultural exchange dan memahami budaya luar. Kita berharap KKNI ini menjadi KKNI yang berdampak, memberikan manfaat bagi masyarakat tempat mengabdi sekaligus memperkuat kiprah internasional UMSU,” tuturnya.

Sebelumnya, Dekan FAI UMSU Assoc. Prof. Dr. Zailani menegaskan bahwa internasionalisasi telah menjadi identitas sekaligus ikon Fakultas Agama Islam UMSU. Menurutnya, FAI terus berupaya menghadirkan program-program bertaraf internasional yang memberikan pengalaman global bagi mahasiswa.

Selain itu, jumlah peserta KKNI tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Mahasiswa yang mengikuti KKNI di Malaysia juga memperoleh pembekalan selama tiga bulan dan berkesempatan mendapatkan sertifikat internasional dari Open University Malaysia (OUM) sebagai mitra kerja sama UMSU.

Kepala Sekolah Bumrungsuksa Islamic Boarding School Thailand, Hawari Lambersah, M.Ed., mengaku senang dapat hadir di UMSU untuk berbagi pengalaman sekaligus mempererat hubungan kerja sama yang telah terjalin.

BACA JUGA :  Jabat Aspidsus 10 Bulan, Muttaqin Harahap Pulihkan Kerugian Negara Rp16,37 Miliar

Menurutnya hubungan Bumrungsuksa Islamic Boarding School Thailand dan UMSU telah berlangsung cukup lama. Bahkan sejumlah lulusan sekolah tersebut telah melanjutkan pendidikan di UMSU melalui program beasiswa.

“Ini menjadi bukti kolaborasi dan kerja sama yang baik antara sekolah kami dengan UMSU,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa saat ini banyak mahasiswa UMSU yang ditempatkan di sekolah maupun lembaga pendidikan di Thailand melalui jaringan kerja sama yang dibangun. Dari empat perguruan tinggi yang menjadi mitra, UMSU menjadi salah satu kampus yang mendapat prioritas, khususnya Program Studi Tarbiyah.

Acara pelepasan ditandai dengan penyematan atribut KKNI secara simbolis kepada mahasiswa oleh Wakil Rektor dan Dekan FAI, dilanjutkan sesi foto bersama seluruh pimpinan, narasumber, dan peserta. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan