Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Bupati Deli Serdang Peringatkan Kades Baru: Dana Desa Bukan untuk Balik Modal Politik

×

Bupati Deli Serdang Peringatkan Kades Baru: Dana Desa Bukan untuk Balik Modal Politik

Sebarkan artikel ini
Lantik Kepala Desa Baru
Bupati Deli Serdang Peringatkan Kades Baru: Dana Desa Bukan untuk Balik Modal Politik

LUBUK PAKAM – Bupati Deli Serdang, dr H. Asri Ludin Tambunan, memberikan peringatan tegas kepada 76 kepala desa terpilih yang dilantik hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa dana desa tidak boleh dijadikan sarana untuk mengembalikan modal politik ataupun memenuhi kepentingan kelompok tertentu.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat melantik 76 kepala desa di Grha Bhinneka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Kamis (25/6/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, inovasi, dan orientasi penuh kepada kepentingan masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kepala desa yang hari ini dilantik. Tanggung jawab menjadi seorang pemimpin adalah amanah besar yang harus diemban demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Didampingi Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, Bupati mengingatkan agar seluruh kepala desa menjalankan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa dana desa harus sepenuhnya dimanfaatkan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat.

BACA JUGA :  Focus Group Discussion Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Dan Penyerahan Sertipikat Hak Pengelolaan PT. INALUM

“Jangan lagi terjebak pada stigma mengembalikan modal politik dari dana desa. Dana desa bukan untuk kepentingan pribadi, golongan maupun kelompok tertentu. Dana desa harus kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut Bupati, tantangan pembangunan desa ke depan semakin kompleks sehingga kepala desa dituntut mampu menghadirkan terobosan dan inovasi dalam mengelola potensi desa. Kepala desa tidak hanya berperan sebagai administrator pemerintahan, tetapi juga motor penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga meminta agar seluruh program pembangunan desa diselaraskan dengan program Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat agar pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain aspek pembangunan, Bupati menyoroti pentingnya menjaga stabilitas dan persatuan masyarakat pasca-Pilkades. Perbedaan pilihan politik selama proses demokrasi diminta segera diakhiri demi kepentingan bersama.

“Tolong tetap dijaga kondusivitas warga. Jaga bagaimana masyarakat tetap produktif, serta jaga kepercayaan diri bapak dan ibu sebagai kepala desa melalui kinerja yang baik. Setelah pelantikan ini tidak ada lagi perbedaan pendukung, yang ada adalah bagaimana bersama-sama membangun desa demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Pj Gubernur Kembali Inggatkan Kepala OPD Jaga Netralitas ASN dan Tidak Golput

Pelantikan 76 kepala desa tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk menegaskan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, Staf Ahli I PKK Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Kapolrestabes Deli Serdang, Dandim 0201/Medan, unsur Forkopimda, staf ahli, pimpinan perangkat daerah, para camat, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.

(ABN/basri)

Tinggalkan Balasan