Scroll untuk baca artikel
#
Organisasi

IKLAB RAYA Ziarah ke Makam Tokoh Pendiri: Mengenang Jasa, Menjemput Berkah Milad ke-36

×

IKLAB RAYA Ziarah ke Makam Tokoh Pendiri: Mengenang Jasa, Menjemput Berkah Milad ke-36

Sebarkan artikel ini
IKLAB RAYA Ziarah ke Makam Tokoh Pendiri: Mengenang Jasa, Menjemput Berkah Milad ke-36
Pengurus Ikatan Keluarga Labuhanbatu Raya (IKLAB RAYA) melaksanakan kegiatan ziarah ke makam para tokoh IKLAB RAYA yang telah wafat. Jumat (10 Juli 2026)

MEDAN, ASABERITA.COM – Menjelang hari jadi yang ke-36, Pengurus Ikatan Keluarga Labuhanbatu Raya (IKLAB RAYA) menggelar kegiatan ziarah ke makam para tokoh dan pendiri organisasi yang telah berpulang ke rahmatullah. Kegiatan ini tak lain dan tak bukan adalah bentuk takzim, penghormatan, serta kiriman doa untuk mereka yang telah berkeringat, bertungkus-lumus membangun dan membesarkan organisasi tercinta ini.

Ziarah makam ini merupakan salah satu rangkaian acara menyambut puncak Milad IKLAB RAYA ke-36 yang bakal digelar pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Lewat momen yang penuh khidmat ini, seluruh pengurus dan keluarga besar diajak mengenang kembali jasa-jasa, keteladanan, serta dedikasi luar biasa dari para tokoh terdahulu. Merekalah yang meletakkan fondasi kuat hingga IKLAB RAYA tetap tegak berdiri hari ini, bahkan punya andil besar dalam sejarah mekarnya Kabupaten Labuhanbatu menjadi tiga wilayah besar: Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), dan Labuhanbatu Utara (Labura).

Adapun makam para tokoh yang diziarahi bermula dari pekuburan Mandailing di Jalan Brigjen Katamso, Medan. Di sana, rombongan berziarah ke makam almarhum dr. H. Efendi Syarif Harahap, Sp.THT, H. Khairuddin Siregar, dan Prof. Dr. Mustafa Siregar, S.H. Setelah itu, langkah kaki diringankan menuju kompleks Masjid IKLAB di Jalan Jamin Ginting, Medan, untuk menziarahi makam almarhum Drs. H. Syahnan Tinggi Hasibuan.

Acara yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, dan diakhiri dengan prosesi tabur bunga di atas pusara para almarhum.

BACA JUGA :  Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia Gandeng PosMetro Medan, Bahas Kolaborasi Pemberitaan dan Peluang Bisnis

Agenda ziarah dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal IKLAB RAYA, Dr. Iwan Nasution, M.HI. Turut mendampingi beliau, Drs. H. Zulkarnain Sitanggang dan Dra. Khairul Dalimunthe dari jajaran pengurus, serta dr. Hj. Fatni Sulani yang hadir mewakili Dewan Penasehat IKLAB RAYA.

Pada kesempatan itu, Dr. Iwan Nasution menyampaikan bahwa ziarah ini bukanlah sekadar rutinitas atau adat tahunan belaka. Lebih dari itu, ini adalah wujud rasa syukur dan takzim kepada para pendahulu yang telah menghibahkan tenaga, pikiran, serta waktu mereka demi kemajuan organisasi dan tanah kelahiran.

“IKLAB RAYA bisa tegak berdiri dan berkembang pesat macam sekarang ini tak lepas dari perjuangan berdarah-darah para tokoh terdahulu. Lewat ziarah ini, kita tak hanya mengenang jasa mereka dan memohonkan ampunan serta rahmat dari Allah SWT, tapi juga mematok niat dan komitmen bagi generasi penerus. Kita musti lanjutkan cita-cita mereka untuk mempererat tali persaudaraan masyarakat Labuhanbatu Raya dan terus berbuat demi kemajuan daerah kita,” pungkasnya dengan penuh semangat.

Momentum Milad ke-36 ini diharapkan tak cuma jadi ajang kumpul-kumpul rasan silaturahmi belaka, melainkan jadi pemantik semangat pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian yang makin solid terhadap pembangunan Labuhanbatu Raya, persis seperti yang diwariskan oleh para tetua dan pendiri organisasi.

Untuk diketahui, wilayah Labuhanbatu Raya yang kita kenal hari ini awalnya merupakan satu kabupaten yang sangat luas. Seiring berjalannya waktu dan besarnya tuntutan pembangunan serta pelayanan masyarakat, muncul aspirasi besar untuk melakukan pemekaran daerah. Tokoh-tokoh di dalam IKLAB RAYA menjadi salah satu motor penggerak intelektual dan sosial yang menjembatani aspirasi tersebut ke tingkat pusat.

Hingga akhirnya, pada tahun 2008, resmi disahkan undang-undang pemekaran yang membagi wilayah ini menjadi tiga kabupaten mandiri, yaitu:

  1. Kabupaten Labuhanbatu (Kabupaten Induk dengan ibu kota Rantauprapat)

  2. Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) (Ibu kota Aek Kanopan)

  3. Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) (Ibu kota Kota Pinang)

Pemekaran ini terbukti berhasil mempercepat roda pembangunan infrastruktur, membuka akses keterisolasian daerah, serta mendekatkan pelayanan birokrasi kepada masyarakat setempat. Peran IKLAB RAYA sebagai wadah pemersatu perantau asal tiga kabupaten ini tetap krusial guna memastikan sinergi pembangunan antara daerah asal dan para perantau di Kota Medan tetap berjalan harmonis.

Tinggalkan Balasan