Scroll untuk baca artikel
#
Sumatera Utara

Guru Besar FDK UINSU Bedah Buku Opini Publik di KPU Binjai

×

Guru Besar FDK UINSU Bedah Buku Opini Publik di KPU Binjai

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Guru besar FDK UIN Sumatera Utara Prof Dr Anang Anas Azhar MA membedah buku karyanya sendiri berjudul Opini Publik dalam Perspektif Komunikasi politik, bersama anggota KPU Sumut dan anggota KPU Binjai di Kantor KPU Binjai, Senin (10/09/2026).

 

BINJAI – Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FDK UINSU), Prof Dr Anang Anas Azhar S.Ag MA, menjadi narasumber utama dalam kegiatan Bedah Buku Seri II yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom tersebut mengangkat buku berjudul Opini Publik: Konsep, Teori dalam Perspektif Komunikasi Politik. Forum ilmiah yang dimulai pukul 10.00 WIB itu mempertemukan akademisi, praktisi, dan penyelenggara pemilu untuk membahas kedudukan opini publik dalam kehidupan demokrasi.

Buku terbitan UMSU Press tersebut ditulis Prof Dr Anang Anas Azhar dan dieditori Akbar Aldi Kautsar S.I.Kom M.Sos. Buku ini menguraikan konsep, teori, proses pembentukan, serta dinamika opini publik dengan menggunakan perspektif komunikasi politik.

Dalam pemaparannya, Prof Anang menjelaskan opini publik merupakan salah satu kekuatan penting dalam sistem demokrasi. Opini publik tidak hanya menggambarkan pandangan masyarakat terhadap suatu persoalan, tetapi juga dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan dan arah kebijakan politik.

BACA JUGA :  Sinergitas TNI-POLRI Gerebek Sarang Narkoba di Binjai, Kapolda Sumut Apresiasi, Puluhan Pelaku Diamankan

Menurutnya, opini publik terbentuk melalui proses komunikasi yang melibatkan masyarakat, media massa, media sosial, elite politik, lembaga pemerintahan, serta berbagai kelompok kepentingan. Perkembangan teknologi digital membuat pembentukan dan penyebaran opini berlangsung semakin cepat, terbuka, dan sulit dikendalikan.

Dalam konteks kepemiluan, pemahaman terhadap opini publik dinilai penting bagi penyelenggara pemilu. KPU perlu membangun komunikasi publik yang terbuka, akurat, dan bertanggung jawab agar informasi kepemiluan dapat diterima masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya disinformasi dan ketidakpercayaan publik.

Bedah buku tersebut turut menghadirkan dua panelis, yakni Robby Effendi S.Pd anggota KPU Provinsi Sumatera Utara, serta Dr Ira Wirtati S.Ag M.Pd akademisi dan praktisi pendidikan yang pernah menjabat sebagai anggota KPU Provinsi Sumatera Utara periode 2018–2023.

Kehadiran kedua panelis memperkaya pembahasan buku melalui perspektif akademik dan pengalaman praktis dalam penyelenggaraan pemilu. Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek teoritis, tetapi juga relevansi opini publik terhadap komunikasi kelembagaan, partisipasi politik, dan peningkatan kualitas demokrasi.

BACA JUGA :  Toko Ponsel Diduga Serobot Trotoar di Binjai, Warga Desak Pemko Bertindak Tegas

Diskusi dipandu oleh Hendri Nauli Rambe SHI MH., anggota KPU Kota Binjai. Kolaborasi antara penulis, panelis, dan moderator menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang literasi politik untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hubungan opini publik, komunikasi politik, dan penyelenggaraan pemilu.

Melalui kegiatan Bedah Buku Seri II ini, KPU Kota Binjai diharapkan terus memperluas pendidikan pemilih dan literasi demokrasi. Buku Opini Publik juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa, akademisi, penyelenggara pemilu, praktisi komunikasi, dan masyarakat dalam memahami dinamika opini publik di tengah perkembangan politik dan media digital.** MSJ

 

Tinggalkan Balasan