MANDAILING NATAL – Sebanyak 41 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Bukit Malintang Tahun 2026 resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Camat Bukit Malintang, Jumat (14/8/2026).
Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Bukit Malintang, M. Zorro Lubis, yang bertindak atas nama Pemerintah Kecamatan Bukit Malintang. Para anggota Paskibra yang dikukuhkan merupakan siswa dari SMK Hamid Hamka dan MAS As-Tsaqofah (Madrasah Aliyah Swasta As-Tsaqofah).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danposramil Siabu Peltu Sulhan Panjaitan, Kepala Puskesmas Bukit Malintang, Kepala KUA Kecamatan Bukit Malintang, jajaran BP3K Pertanian Bange, Babinsa Bukit Malintang Serda Pajar Nasution, serta panitia HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Bukit Malintang.
Dalam prosesi pengukuhan, Camat M. Zorro Lubis menegaskan bahwa para anggota Paskibra telah melewati proses panjang, mulai dari seleksi, pendidikan hingga latihan yang menguras fisik dan mental.
“Pada hari ini, Jumat, 14 Agustus 2026, saya selaku Camat Bukit Malintang, bertindak atas nama Pemerintah Kecamatan Bukit Malintang, dengan ini menyatakan saudara-saudara calon anggota Paskibra yang berada di hadapan saya resmi sah dikukuhkan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Kecamatan Bukit Malintang masa bakti tahun 2026,” tegasnya saat membacakan teks pengukuhan.
Menurutnya, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi tanda melekatnya tanggung jawab besar kepada setiap anggota Paskibra.
“Mulai detik ini, kalian bukan lagi calon. Kalian adalah prajurit bendera. Kalian adalah perpanjangan tangan perjuangan para pahlawan bangsa,” ujarnya.
Camat juga berpesan agar seluruh anggota Paskibra menjaga nama baik korps, menaati disiplin dan tata tertib, serta mampu menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat, baik dalam perkataan, sikap maupun tindakan.
Dalam sambutannya, M. Zorro Lubis menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh anggota Paskibra yang telah berjuang menjalani latihan.
Ia mengingatkan bahwa seragam Paskibra yang dikenakan bukan sekadar atribut, melainkan simbol amanah dan kehormatan. Para anggota Paskibra disebut menjadi representasi generasi muda Kecamatan Bukit Malintang.
“Ketika kalian berjalan menuju tiang bendera besok, kalian tidak sedang berjalan di atas lapangan. Kalian sedang berjalan di atas sejarah,: ungkapnya.
Ia mengatakan, setiap langkah dan gerakan anggota Paskibra saat menjalankan tugas pengibaran bendera harus menjadi wujud penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Setiap hentakan kaki kalian adalah gemuruh semangat 1945. Setiap gerakan tangan kalian adalah goresan perjuangan para pahlawan. Setiap tatapan mata kalian ke bendera adalah bisikan doa dari mereka yang telah pergi,” katanya.
M. Zorro Lubis juga menyampaikan pesan khusus kepada para anggota Paskibra agar tidak melupakan peran orang tua di balik keberhasilan mereka.
Ia mengajak para anggota untuk menghormati dan berterima kasih kepada orang tua yang selama ini memberikan dukungan.
“Setelah acara ini selesai, jangan pergi begitu saja. Di rumah, dekati ayah dan ibu kalian. Peluk mereka, cium tangan mereka, dan ucapkan: ‘Terima kasih, Ayah, Ibu. Aku bisa berdiri di sini karena kalian”, pesannya.
Kepada para pelatih dan pembina, Camat menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kesabaran dalam membimbing para putra-putri terbaik Kecamatan Bukit Malintang. Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan dan doa.
Sementara itu, M. Saki Ibrahim, yang dipercaya sebagai Komandan Paskibra Kecamatan Bukit Malintang Tahun 2026, mengaku bangga, terharu sekaligus bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Kepercayaan ini merupakan suatu kehormatan bagi saya. Menjadi Komandan Paskibra bukan hanya soal memimpin pasukan, tetapi juga tentang tanggung jawab, disiplin, keteladanan dan menjaga nama baik sekolah serta daerah,” ujar M. Saki Ibrahim.
Putra Desa Malintang Julu Anak dari Bapak Romli tersebut mengatakan, pengukuhan menjadi momentum untuk semakin memantapkan niat dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah bersama seluruh anggota Paskibra.
“Saya bersama seluruh anggota Paskibra harus benar-benar siap memberikan yang terbaik dalam menjalankan amanah,” katanya.
M. Saki Ibrahim juga mengaku memiliki kebanggaan tersendiri karena dipercaya membawa nama Desa Malintang Julu dalam tugas tersebut.
“Saya ingin membuktikan bahwa anak-anak dari desa juga mampu berprestasi, dipercaya memimpin, dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh anggota Paskibra agar menjaga kekompakan, disiplin, saling menghargai dan tidak mudah menyerah.
Menurutnya, tantangan terbesar selama latihan bukan hanya menjaga kondisi fisik, tetapi juga mental, konsentrasi dan kekompakan. Semua proses tersebut, katanya, menjadi pengalaman berharga untuk membentuk karakter.
“Jangan hanya mengejar penampilan saat bertugas, tetapi juga harus membangun karakter sebagai generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme,” tegasnya.
Dengan dikukuhkannya 41 anggota Paskibra tersebut, seluruh personel kini siap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Bukit Malintang.
(ABN/Dedi Mulia)
- Semangat Indonesia Emas Menggema dari Binjai, Wali Kota Amir Hamzah Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden – Agustus 14, 2026
- 41 Anggota Paskibra Bukit Malintang Resmi Dikukuhkan, Komandan M. Saki Ibrahim: Kami Siap Jalankan Amanah – Agustus 14, 2026
- Ziarah ke Makam Pahlawan, Camat Bukit Malintang Ajak Generasi Muda Rawat Semangat Kemerdekaan – Agustus 14, 2026












