Scroll untuk baca artikel
#
BeritaPendidikan

Bangun Karakter, Asah Kompetensi: SMKN 7 Medan Tampil Unggul dan Modern

×

Bangun Karakter, Asah Kompetensi: SMKN 7 Medan Tampil Unggul dan Modern

Sebarkan artikel ini
SMKN 7 Medan berlokasi di Jalan STM No. 12, Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara.

MEDAN – SMK Negeri 7 Medan terus menegaskan komitmennya sebagai sekolah menengah kejuruan unggulan yang menghadirkan pendidikan berkualitas dan berorientasi industri.

Berlokasi berdampingan dengan SMK Negeri 2 Medan di Jalan STM No. 12, Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, sekolah ini berada di titik strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

Sebagai sekolah vokasi, SMKN 7 Medan dikenal memiliki fasilitas yang telah direvitalisasi. Laboratorium praktik dilengkapi perangkat akuntansi modern serta layar sentuh berbasis teknologi untuk mendukung pembelajaran digital. Program keahlian yang tersedia meliputi Akuntansi dan Keuangan, Perkantoran, Perhotelan, Pemasaran, Usaha Perjalanan Wisata, Kuliner, dan Manajemen.

Salah satu jurusan unggulan, Akuntansi dan Keuangan, dirancang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kurikulum disusun agar lulusan memiliki kompetensi siap pakai dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri.
Keunggulan lainnya, SMKN 7 Medan memiliki fasilitas hotel praktik sebagai laboratorium nyata bagi siswa jurusan Perhotelan. Siswa bertugas langsung sebagai resepsionis, kasir dari jurusan Pemasaran, hingga administrasi perkantoran. Fasilitas ini menjadi wujud konkret penerapan konsep link and match antara sekolah dan dunia kerja.

Sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah, Evi Herawati Lubis, S.Pd., M.Si., ini terus mendorong pengembangan mutu agar tetap unggul dan berdaya saing.

Wardiksu Apresiasi Disiplin dan Tata Kelola

Kunjungan Wartawan Pendidikan Sumatera Utara (Wardiksu) pada Selasa (24/2) memberi gambaran langsung tentang budaya disiplin yang diterapkan. Sejak memasuki gerbang, tamu diwajibkan mengisi buku kunjungan di pos penjagaan — mencerminkan sistem administrasi yang tertata.

Di lingkungan sekolah, suasana Ramadan tetap terasa produktif. Sebagian siswa berbincang santai saat istirahat, sementara lainnya melaksanakan salat Zuhur di musala sekolah.

BACA JUGA :  Menteri AHY Bersama Presiden, Wapres dan Para Menteri Tinjau Embung dan Sumbu Kebangsaan di IKN

Di halaman sekolah, sejumlah siswa tampak berbincang santai. “Jurusan apa, Dek?” tanya Ketua Wardiksu. “Jurusan Akuntansi, Bu,” jawab para siswa dengan ramah.

Saat memasuki kantor sekolah, tim Wardiksu melihat sejumlah standing banner tertata rapi. Salah satunya memuat gambar Kepala Sekolah SMKN 7 Medan, Evi Herawati Lubis, S.Pd, M.Si.

Di dalam kantor sekolah, perhatian tertuju pada sejumlah standing banner. Salah satunya memuat “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang diterapkan di SMKN 7 Medan.

Tujuh kebiasaan tersebut adalah:
1. Bangun Pagi, untuk melatih kedisiplinan dan pengelolaan waktu.
2. Beribadah, untuk membentuk nilai moral, spiritual, dan sosial.
3 Berolahraga, demi menjaga kesehatan fisik dan mental.
4. Makan Sehat dan Bergizi, untuk memaksimalkan potensi tubuh dan pikiran.
5. Gemar Belajar, guna mengembangkan kreativitas, pengetahuan, dan empati.
6. Bermasyarakat, untuk menumbuhkan gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab lingkungan.
7. Tidur Cepat, agar kesehatan terjaga dan dapat bangun pagi dengan kondisi prima.

“Tentu jika diperhatikan dengan baik, nilai-nilai yang ada di banner tersebut sangat baik untuk menjadi fondasi pembentukan karakter siswa-siswi di SMKN 7 Medan,” ujar Ketua Wardiksu Vera Sinaga.

Kemudian, disebalahnya ada banner bertuliskan “Merdeka Belajar – SMK Bisa Hebat” menampilkan visi dan misi sekolah.

Yakni: Visi SMKN 7 Medan adalah mewujudkan sekolah menengah kejuruan yang berkarakter, unggul, kompeten, berdaya saing, dan siap kerja sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Misinya antara lain membentuk pribadi berkarakter Pancasila, membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis dan inovatif, mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi, menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri, serta meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat.
Sekolah juga berkomitmen menata dan merawat lingkungan sebagai aset pendidikan.

BACA JUGA :  Pelayanan Publik di Puskesmas Sei Agul Medan Buruk, Petugas Layanan Pengaduan Tidak Pernah Terlihat di Meja Layanan

“Kegiatan pembelajaran juga dirancang agar berpihak pada peserta didik, memberi ruang pengembangan bakat dan minat, serta memperkuat kemitraan link and match dengan dunia usaha dan industri,” jelas Vera menanggapi standing banner itu.

Kemudian, ada standing banner yang menampilkan alur pelayanan publik. Prosedurnya jelas dan sistematis.

Pemohon datang dan mengajukan pengaduan dengan melengkapi syarat. Petugas pelayanan menerima dan mencatat laporan, lalu meneruskannya kepada pejabat terkait. Kepala sekolah meninjau dan menindaklanjuti laporan hingga selesai. Seluruh berkas difasilitasi dan diarsipkan oleh petugas.

Kegiatan pembelajaran juga dirancang agar berpihak pada peserta didik, memberi ruang pengembangan bakat dan minat, serta memperkuat kemitraan link and match dengan dunia usaha dan industri.

Dari Pantauan Wardiksu, dan melihat langsung bahwa SMKN 7 Medan, fasilitas yang tersedia disana cukup memadai dan kebersihan lingkungan sekolah patut diacungkan jempol.

Tak salah, ke depan SMKN 7 Medan mempersiapkan diri bukan saja salah satu sekolah kejuruan unggulan tetapi terdepan dalam fasilitas dan berdaya saing di tingkat nasional. “Wahai generasi muda, gantungkanlah cita-citamu setinggi bintang di langit.” (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *