Scroll untuk baca artikel
#
Pendidikan

Bantu Siswa Terdampak Bencana di Sumut dan Sumbar, PERSIS Bangun Ruang Kelas Darurat

×

Bantu Siswa Terdampak Bencana di Sumut dan Sumbar, PERSIS Bangun Ruang Kelas Darurat

Sebarkan artikel ini
Bantu Siswa Terdampak Bencana di Sumut dan Sumbar, PERSIS Bangun Ruang Kelas Darurat

ASABERITA.com – Organisasi kemasyarakatan Persatuan Islam (PERSIS) kembali mengulurkan bantuan di bidang pendidikan bagi masyarakat terdampak bencana. Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, PERSIS membangun Ruang Kelas Darurat (RKD) bagi sejumlah sekolah di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang hingga kini masih menggelar kegiatan belajar mengajar di dalam tenda.

Pembangunan RKD ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan proses pendidikan anak-anak di daerah bencana. Kehadiran fasilitas semi-permanen ini diharapkan dapat menghadirkan ruang belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman, sekaligus memulihkan kondisi psikologis para siswa serta guru pascabencana.

Berdasarkan pendataan, program pembangunan Ruang Kelas Darurat ini menyasar tujuh satuan pendidikan yang tersebar di beberapa kabupaten di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Adapun rincian sekolah penerima bantuan tersebut yakni:

  1. SDN 057239 Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

  2. SDN 053994 Sei Tualang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

  3. SDN 155678 Hutanabolon 2, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara

  4. PAUD Bunda Lestari, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

  5. TK Harapan Bunda Maju, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

  6. TK Gembira Ria Simatohir, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

  7. SDN 12 Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat

Pelaksana Pembangunan RKD, Joko Imawan, menjelaskan bahwa penyediaan sarana belajar darurat ini menjadi langkah krusial untuk mengakselerasi pemulihan sektor pendidikan. Menurutnya, pemenuhan hak atas pendidikan bagi anak-anak tidak boleh terhenti meski infrastruktur sekolah mengalami kerusakan berat.

Bantu Siswa Terdampak Bencana di Sumut dan Sumbar, PERSIS Bangun Ruang Kelas Darurat

“Bagi PERSIS, pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat. Kehadiran ruang kelas darurat bukan hanya menyediakan bangunan fisik, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian agar semangat belajar para siswa tidak terhenti akibat bencana,” kata Joko saat meninjau lokasi pembangunan RKD, Selasa (2/9/2026).

Joko menambahkan, PERSIS berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Kemendikdasmen RI dalam mendampingi sekolah-sekolah yang membutuhkan, khususnya satuan pendidikan yang masih terpaksa menggunakan tenda darurat.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, program ini diharapkan dapat mengembalikan suasana belajar yang kondusif sehingga para murid dapat menuntut ilmu dengan rasa aman dan penuh optimisme.

Aktivitas belajar mengajar di dalam tenda darurat pascabencana menyimpan berbagai kendala teknis dan kesehatan. Selain suhu udara yang fluktuatif—sangat panas di siang hari dan lembap ketika hujan—kondisi tanah yang berdebu atau berlumpur kerap mengganggu konsentrasi belajar murid. Keterbatasan ruang di dalam tenda juga membatasi interaksi serta kreativitas pembelajaran antara guru dan siswa.

Oleh karena itu, pembangunan RKD bermaterial terstandar menjadi jembatan penting sebelum rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan sekolah permanen selesai dilakukan oleh pemerintah. Selain perbaikan fisik, pemulihan ekosistem sekolah juga memerlukan perhatian pada aspek psikososial (trauma healing) bagi peserta didik dan penguat sarana sanitasi lingkungan sekolah demi mencegah timbulnya penyakit pascabencana.

BACA JUGA :  Bangun Negeri dari Sekolah, Prof. Syawal Gultom Dukung Optimalisasi Pengelolaan Toba Caldera UNESCO Global Geopark

Tinggalkan Balasan