Scroll untuk baca artikel
#
Sumatera Utara

Dekan FDK UINSU Lepas Pengabdian Masyarakat Prodi PMI ke Serdang Bedagai

×

Dekan FDK UINSU Lepas Pengabdian Masyarakat Prodi PMI ke Serdang Bedagai

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDK UINSU berfoto bersama berangkat menuju lokasi Pengabdian Masyarakarat di Sergai. (Foto/msj)

 

MEDAN – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), melepas keberangkatan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pare, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat pagi (10/7/2026).

Pelepasan mahasiswa tersebut berlangsung di pelataran parkir Gedung FDK UINSU. Kegiatan ini menjadi bagian dari program akademik dan kemahasiswaan Prodi PMI dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh mahasiswa selama mengikuti perkuliahan.

Hadir saat pelepasan Dekan FDK UINSU diwakili Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof Dr Anang Anas Azhar M.A, Ketua Prodi PMI Dr. Khatibah, M.A, Sekretaris Prodi PMI Dr. Ilham Mirza, Dosen PMI Ikhwansyah Hutasuhut dan Kepala Laboratorium FDK Annisa Arrumaisyah Daulay, M.Psi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Anang Anas Azhar MA mengatakan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari kultur akademik perguruan tinggi. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab menyelenggarakan pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa perlu diberikan ruang untuk berinteraksi dan mengimplementasikan pengetahuannya secara langsung di tengah masyarakat.

“Sebagai pimpinan FDK, kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa, Program Studi PMI, dan Kepala Laboratorium FDK yang telah ikut memfasilitasi kegiatan pengabdian ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan pengembangan program studi,” katanya.

BACA JUGA :  82 Mahasiswa FDK Ikuti Seleksi MTQ Tingkat UINSU

Prof. Anang menyampaikan tiga pesan penting kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Pesan pertama berkaitan dengan pentingnya memahami pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dia menjelaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk implementasi dari materi dan teori yang telah dipelajari mahasiswa selama mengikuti proses perkuliahan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengetahui kesesuaian antara pengetahuan akademik dan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.

Pesan kedua, mahasiswa diharapkan mampu membangun dan mengembangkan jejaring selama berada di lokasi pengabdian. Jejaring tersebut dapat dibangun melalui komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai kelompok yang terdapat di Desa Pare.

Kemampuan membangun jejaring dinilai penting sebagai bekal bagi mahasiswa ketika telah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu beradaptasi, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan berbagai unsur masyarakat.

Pesan ketiga, mahasiswa diminta menjadikan kegiatan pengabdian sebagai sarana untuk belajar melalui praktik lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah, merancang program, dan memberikan alternatif penyelesaian sesuai kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :  Festival 'Wonder Verse 2024' Semarakkan SMA Negeri 1 Binjai

“Tiga pesan ini harus dijalankan mahasiswa apabila ingin menjadi alumni yang memiliki nilai lebih. Mahasiswa harus mengetahui teori, memahami praktik, serta mampu mengimplementasikan ilmunya di tengah masyarakat,” ujar Prof. Anang.

Sementara itu, Ketua Prodi PMI FDK UINSU, Dr. Khatibah MA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa yang telah memanfaatkan masa libur perkuliahan dengan melaksanakan kegiatan positif berupa pengabdian kepada masyarakat.

Dr. Khatibah juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga sikap, etika, dan nama baik almamater selama melaksanakan kegiatan di Desa Pare. “Saya meminta mahasiswa menjaga nama baik almamater UINSU serta menunjukkan sikap yang mencerminkan mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi Islam. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya. ** MSJ 

Tinggalkan Balasan