Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

IMT-GT ke-32 Jadi Etalase Sumut di Mata Dunia, Delegasi Mancanegara Diajak Jelajahi Geopark dan Destinasi Wisata

×

IMT-GT ke-32 Jadi Etalase Sumut di Mata Dunia, Delegasi Mancanegara Diajak Jelajahi Geopark dan Destinasi Wisata

Sebarkan artikel ini
IMT-GT ke-32
IMT-GT ke-32 Jadi Etalase Sumut di Mata Dunia, Delegasi Mancanegara Diajak Jelajahi Geopark dan Destinasi Wisata

MEDAN – Sumatera Utara tidak ingin Forum Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 sekadar menjadi pertemuan antarpemerintah. Kehadiran ratusan delegasi dari kawasan Asia Tenggara itu dimanfaatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara sebagai kesempatan untuk menjadikan daerah ini sebagai etalase pariwisata dan ekonomi kreatif di hadapan dunia internasional.

Forum yang digelar di Medan pada 7–10 September 2026 tersebut diarahkan tidak hanya menghasilkan kesepakatan kerja sama ekonomi, tetapi juga membuka peluang agar para delegasi mengenal secara langsung kekayaan destinasi wisata Sumut, termasuk kawasan Danau Toba dan jaringan Geopark.

Mewakili Panitia Forum IMT-GT, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sonny A. Soekoer, mengatakan sektor pariwisata menjadi salah satu bidang strategis dalam kerja sama IMT-GT. Karena itu, kesempatan berkumpulnya delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand di Sumut perlu dimanfaatkan untuk memperkenalkan destinasi unggulan sekaligus memperluas jejaring industri pariwisata.

Menurut Sonny, para delegasi dari Malaysia dan Thailand akan difasilitasi untuk mengeksplorasi destinasi wisata serta mengunjungi pameran industri kreatif pada hari terakhir rangkaian kegiatan.

“Harapannya, para delegasi tidak hanya datang untuk mengikuti forum, tetapi juga dapat memperpanjang masa tinggalnya untuk menikmati destinasi wisata di Sumut,” ujar Sonny dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (4/9/2026).

BACA JUGA :  Beredar Situs Web Palsu Satker Kementerian ATR/BPN, Karo Humas dan Protokol: Pastikan Dapatkan Informasi dari Situs Resmi

Upaya tersebut sejalan dengan agenda kerja sama pariwisata IMT-GT yang selama ini mendorong pengembangan wisata tematik lintas negara. Kerja sama juga diarahkan pada peningkatan kapasitas pelaku dan industri pariwisata agar kawasan IMT-GT memiliki daya saing sebagai satu kesatuan destinasi regional.

Bagi Sumut, forum tersebut sekaligus menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi Geopark sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Perencana Ahli Utama (Fungsional Perencana Utama) Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut, Muhammad Armand Effendy Pohan, mengatakan kerja sama pariwisata dalam kerangka IMT-GT telah berlangsung secara berkala. Salah satu yang terus diperkuat adalah jaringan Geopark yang menghubungkan potensi Samosir di kawasan Danau Toba dengan Langkawi, Malaysia.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi dan sertifikasi jaringan Geopark antara Samosir, Danau Toba, dengan Langkawi, Malaysia,” katanya.

Menurutnya, konektivitas destinasi berbasis Geopark dapat menjadi modal penting untuk membangun paket wisata lintas negara. Dengan konsep tersebut, wisatawan tidak hanya diarahkan mengunjungi satu destinasi, tetapi dapat menikmati rangkaian kawasan wisata yang memiliki karakter dan keunggulan berbeda.

BACA JUGA :  Dirpamintel Ditjenpas Tinjau Ketahanan Pangan dan Laksanakan Monev Pengamanan di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku

Forum IMT-GT ke-32 pun diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperluas promosi tersebut. Kehadiran delegasi dari tiga negara membuka ruang bagi Sumut untuk memperkenalkan potensi alam, budaya, ekonomi kreatif, hingga produk unggulan daerah kepada calon mitra dan pasar regional.

Rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IMT-GT ke-32 dijadwalkan dihadiri para menteri perekonomian dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Selain itu, hadir pula pejabat tingkat tinggi (Senior Officials), pimpinan asosiasi bisnis (JBC), serta ratusan pelaku usaha dari kawasan sub-regional.

Dengan komposisi peserta tersebut, Forum IMT-GT ke-32 tidak hanya menjadi ruang diplomasi ekonomi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Sumut untuk menunjukkan bahwa potensi pariwisatanya memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam jaringan destinasi regional Asia Tenggara.

(ABN/DKS)

Tinggalkan Balasan