MEDAN – Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Ramses Panjaitan, tengah diterpa isu tak sedap. Ia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pegawai harian lepas (PHL) berinisial A alias P (23), warga Kabupaten Batubara, yang bekerja di Satuan Narkoba Polres Batubara.
Informasi yang dihimpun wartawan, dugaan peristiwa memalukan itu terjadi sekitar tiga pekan lalu. Saat itu korban yang baru satu setengah tahun bertugas sebagai PHL diminta oleh atasannya, AKP Ramses, untuk memotong kuku di ruang kerjanya.
Ketika hanya berdua di ruangan, korban diduga mendapat perlakuan tak pantas berupa sentuhan pada bagian sensitif tubuhnya. Merasa ketakutan, korban langsung meninggalkan ruangan dan tak lagi masuk kerja hingga tiga pekan terakhir akibat trauma.
Upaya konfirmasi kepada AKP Ramses Panjaitan menghasilkan bantahan tegas. “Tidak benar, itu bohong. Informasi itu tidak benar,” ujarnya singkat kepada wartawan.
Namun, sumber internal menyebut pihak Kasat Narkoba diduga mengutus seorang perwira, Ipda J Simanjuntak, untuk menemui keluarga korban dengan maksud agar kasus tersebut tidak bergulir ke ranah hukum.
Kapolres Batubara, AKBP Doli Nainggolan, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilayangkan wartawan.
(ABN/Rizky Zulianda)
- Terima Kunjungan Wamenlu, Wamen Ossy Bicarakan Hak Atas Tanah bagi WNA dan Diaspora – Januari 14, 2026
- Dengar Langsung Persoalan Layanan di Lapangan, Menteri Nusron Kumpulkan Sejumlah Kepala Kantor Pertanahan di Jawa Barat – Januari 14, 2026
- Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan Audiensi ke Dinsos Sumut, Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Panti – Januari 13, 2026











