Scroll untuk baca artikel
#
Berita

Lapas Kelas I Medan Gelar Pesantren Kilat Untuk Warga Binaan

×

Lapas Kelas I Medan Gelar Pesantren Kilat Untuk Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

Medan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar kegiatan Pembukaan Pesantren Ramadhan 1447 H atau pesantren kilat yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas I Medan, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini akan berlangsung mulai 23 Februari 2026 hingga 5 Maret 2026, dengan diikuti sebanyak 150 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pesantren Ramadhan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai keagamaan selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini menghadirkan para pemateri dari Kementerian Agama Kota Medan yang akan memberikan materi keagamaan secara intensif selama pelaksanaan pesantren.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kota Medan, yakni H. Ahmad Kamil Harahap, MA, serta Kepala Kantor Urusan Agama Medan Helvetia, JUDRI HUTAGALUNG, MSi. Kehadiran para tokoh agama ini menjadi bentuk sinergi antara Lapas Kelas I Medan dengan Kementerian Agama dalam mendukung program pembinaan spiritual warga binaan.

BACA JUGA :  Musdus Dusun II Desa Cinta Rakyat, Jemput Aspirasi Warga untuk RKPDes Tahun Depan

Kasi Bimbingan Kemasyarakatan, M. Hidayatullah selaku panitia menjelaskan, bahwa kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter warga binaan agar lebih religius, disiplin, serta memiliki bekal moral yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat.

Hal serupa disampaikan oleh Kabid Pembinaan, Prayoga Yulanda, yang mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum pembinaan rohani yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi warga binaan.

“Melalui Pesantren Ramadhan ini, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjadikan Ramadhan sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, guna mewujudkan warga binaan yang berakhlak baik, mandiri, dan siap kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  PT ACK Lunasi Tunggakan BPHTB Sebesar Rp104,541 Miliar, Centre Point Mall Tetap Beroperasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *