Scroll untuk baca artikel
#
BeritaUniversitarian

Momentum Ramadan, UINSU Gaungkan Al-Qur’an sebagai Panduan di Era Digital

×

Momentum Ramadan, UINSU Gaungkan Al-Qur’an sebagai Panduan di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag saat menyampaikan sambutan pada peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama di Masjid Ulul Albab Kampus 1 UINSU.

MEDAN – Suasana Ramadan terasa semakin khidmat di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan ketika civitas akademika berkumpul dalam peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ulul Albab Kampus I UINSU tersebut mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan di Era Smart University.” Tema ini menjadi refleksi penting bahwa kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan harus tetap berpijak pada nilai-nilai spiritual dan moral yang bersumber dari Al-Qur’an.

Acara dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta civitas akademika lainnya. Momentum Nuzulul Qur’an dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat kebersamaan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap pesan-pesan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Selain tausiyah keagamaan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan buka puasa yang semakin mempererat silaturahmi di lingkungan kampus.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an di lingkungan kampus tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali peran Al-Qur’an dalam membimbing kehidupan manusia.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut harus menjadi fondasi dalam membangun peradaban yang berintegritas, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi.

BACA JUGA :  Dapat Restu Ibunda, Dolly Mantap Maju Di Pilkada Tapsel

Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan semangat transformasi perguruan tinggi menuju konsep smart university. Dalam analoginya, Al-Qur’an diibaratkan sebagai sistem utama yang mengarahkan cara berpikir, bersikap, dan bertindak manusia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Ini menjadi pengingat bahwa secanggih apa pun teknologi, hati dan langkah kita harus tetap terpandu oleh ‘software’ Ilahi. Al-Qur’an bukan hanya bacaan, tetapi sistem yang menggerakkan peradaban,” ujar Nurhayati.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustaz H. Irfan Yusuf, S.Ag, yang mengajak seluruh peserta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam dunia akademik maupun kehidupan sosial.

Ia menekankan bahwa generasi intelektual muslim harus mampu mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan nilai-nilai keimanan, sehingga kemajuan yang dicapai tetap membawa kemaslahatan bagi umat.

Rektor juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran penceramah dalam kegiatan tersebut. Ia berharap momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an dapat memberikan energi spiritual baru bagi seluruh civitas akademika.

BACA JUGA :  Wamen Diktisaintek Apresiasi Progres Kampus Terpadu UMSU, Target Rampung Awal 2027

“Terima kasih kepada Ustaz H. Irfan Yusuf yang telah memberikan tausiyah pada kegiatan ini. Semoga keberkahan acara ini mampu mengintegrasikan iman dan intelektualitas dalam diri kita semua, sehingga kampus kita benar-benar menjadi smart university yang berakhlak mulia,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, UINSU Medan tidak hanya memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual.

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh di kalangan mahasiswa dan civitas akademika, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan zaman di era digital. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *