Pemuda Muhammadiyah Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral

Polisi sedang berjaga di kawasan Gereja Katedral Makassar, usai peristiwa bom bunuh diri. (foto/dc)

Asaberita.com – Jakarta – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengutus keras aksi bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar. Pihaknya juga meminta polisi untuk segera menangkap pelaku yang terlibat dalam aksi teror mengerikan tersebut.

“Kami sangat mengutuk pelaku kejadian tersebut, apa yang mereka telah lakukan telah menyakiti hati kita semua sebagai anak bangsa, perbuatan mereka sangat jelas adalah kejahatan terhadap kemanusiaan” ujar Sunanto, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Minggu (28/03/2021).

Disebutkan Sunanto bahwa teror tersebut jangan sampai menimbulkan ketakutan. Dia menyerukan masyarakat untuk melawan segala tindakan terorisme dalam bentuk apapun.

“Tindakan teror tersebut tentu menginginkan rasa takut muncul di hati kita, tetapi hal tersebut tidak boleh terjadi, sebaliknya, kita harus kuat dan melawan segala tindakan atau aksi terorisme semacam itu,” kata Sunanto.

BACA JUGA :  Jelang Idul Adha 1441 H, Tol Jakarta- Cikampek Naik 39%

Selanjutnya Muhammadiyah juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada namun tak perlu khawatir.

“Kami yakin, Polri akan bekerja profesional dan secepatnya dapat menemukan pelaku tindakan teror tersebut,” tutup Sunanto.

Sebelumnya sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar sekitar pukul 10.28 WITA. Akibat ledakan ini sejumlah korban harus dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Seorang saksi bernama Nazaruddin menyebut suara ledakan tersebut besar sekali.

“Kita sementara menyapu di dalam seketika ada ledakan, kita langsung kaget, besar sekali suara ledakannya,” kata Nazaruddin. ** dc

 

210 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *