Scroll untuk baca artikel
#
Nasional

Pengurus ASPIKOM Sumut Dilantik, Perkuat Kolaborasi dan Mutu Program Studi

×

Pengurus ASPIKOM Sumut Dilantik, Perkuat Kolaborasi dan Mutu Program Studi

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Pelantikan pengurus ASPIKOM Korwil Sumut periode 2026–2030 di Aula BKAD Sumut, Senin (20/7).

 

MEDAN – Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Pusat, Prof Anang Sujoko, melantik Prof Dr Anang  Anas Azhar sebagai Ketua ASPIKOM Koordinator Wilayah (Korwil) Sumatera Utara (Sumut), di Aula BKAD Sumut, Senin (20/7).

Pelantikan pengurus periode 2026–2030 itu, diawali seminar internasional menghadirkan akademisi asal Qom City, Iran, Prof Qasem Muhammadi, PhD.

Prof Anang Sujoko dalam sambutannya menegaskan, ASPIKOM mengusung semangat “Satu Visi, Banyak Aksi Kolaborasi” untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi ilmu komunikasi di Indonesia.

Salah satu fokus utama organisasi, kata dia, adalah mendorong semakin banyak program studi ilmu komunikasi meraih akreditasi unggul. Untuk mendukung target tersebut, pengurus pusat membuka ruang konsultasi dan pendampingan bagi seluruh program studi anggota ASPIKOM.

“Kami berkomitmen mendampingi program studi yang ingin meningkatkan akreditasi menjadi unggul. Seluruh program studi memiliki hak untuk berkonsultasi dengan pengurus pusat dalam proses tersebut,” ujarnya.

Selain pendampingan akreditasi, ASPIKOM juga akan memperkuat organisasi profesi dosen dan peneliti sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan indikator akreditasi unggul.

Ia juga menyoroti masih rendahnya perolehan pendanaan riset dan pengabdian kepada masyarakat dari luar negeri. Menurutnya, persoalan tersebut masih menjadi salah satu kendala bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas program studi.

BACA JUGA :  Lantik Pejabat Struktural, Menteri ATR/Kepala BPN: Layani Masyarakat dengan Hati, Bukan Transaksi

Karena itu, ia meminta pengurus daerah memperkuat koordinasi dengan pengurus pusat untuk membangun kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat di tingkat internasional.

“Pendanaan tidak harus selalu berbentuk fresh money, tetapi juga bisa melalui skema in-kind project. Yang terpenting adalah terbangunnya kolaborasi internasional,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar aktif menjalankan amanah organisasi serta membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua ASPIKOM Korwil Sumut Prof Dr Anang Anas Azhar mengatakan, kepengurusan periode 2026–2030 akan memprioritaskan penguatan jejaring antarkampus untuk meningkatkan mutu program studi ilmu komunikasi di Sumut.

Saat ini, kata dia, ASPIKOM Korwil Sumut memiliki sembilan perguruan tinggi anggota dengan total 17 program studi ilmu komunikasi dari jenjang sarjana hingga doktor.

“Kolaborasi menjadi sebuah keharusan. Kita membangun jejaring antarkampus agar dapat saling menguatkan dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu program studi, hingga pendampingan akreditasi menuju unggul,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi juga akan diperluas dengan organisasi profesi dan media massa guna mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, pihaknya akan mendorong peningkatan jumlah guru besar di bidang ilmu komunikasi melalui jejaring ASPIKOM Pusat sehingga perguruan tinggi di Sumut dapat saling berbagi pengalaman, pendampingan, maupun asesor.

BACA JUGA :  Pengurus ABTI Sumut Resmi Dilantik: Hendra Cipta Tegaskan Siap Bawa Bola Tangan Jadi Olahraga Yang Diminati

“Melalui jejaring ASPIKOM Pusat, kita bisa saling membantu dalam penguatan mutu, termasuk menghadirkan pendamping dan asesor dari perguruan tinggi yang sudah lebih maju,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, minat perguruan tinggi untuk bergabung dengan ASPIKOM Korwil Sumut terus meningkat. Sedikitnya tujuh perguruan tinggi telah menyampaikan keinginan menjadi anggota, di antaranya UIN Padangsidimpuan, STAI Mandailing Natal, dan Universitas Cut Nyak Dhien yang memiliki Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Menurutnya, perluasan keanggotaan akan diarahkan hingga berbagai daerah di Sumut agar semakin banyak perguruan tinggi dapat berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi ilmu komunikasi. ** MSJ

 

 

Tinggalkan Balasan