MEDAN — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan mental dan spiritual bagi warga binaan panti sosial, sejumlah Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan melakukan audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Sumut, Jalan Sampul, Medan, Selasa (13/1/2026).
Audiensi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi dalam pelaksanaan program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi kelompok rentan. Sasaran pembinaan meliputi lanjut usia (lansia), anak-anak panti asuhan, hingga penyandang disabilitas tuna laras yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara.
Perwakilan Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan, Ahmad Bulyan Nasution, MA, menyampaikan bahwa para penyuluh berkomitmen tidak hanya memberikan ceramah keagamaan secara rutin, tetapi juga menghadirkan pendampingan spiritual yang lebih personal dan menyentuh kebutuhan warga binaan.
Program pembinaan yang ditawarkan antara lain pengajaran Al-Qur’an bagi lansia, bimbingan akhlak dan karakter bagi anak-anak panti, serta penguatan mental dan spiritual bagi warga binaan agar mampu menghadapi berbagai tantangan hidup.
“Sinergi antara penyuluh agama dan instansi sosial sangat krusial. Kami ingin memastikan setiap warga binaan memperoleh hak atas bimbingan rohani yang memadai, sehingga mereka memiliki ketenangan jiwa dan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Ahmad Bulyan dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Fachrizal Nasution, S.Sos., M.Si., menyambut baik inisiatif yang diusung para penyuluh agama. Menurutnya, pendekatan spiritual merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung proses rehabilitasi sosial warga binaan.
“Pembinaan spiritual dapat membantu meminimalkan dampak psikologis negatif dan menjadi bagian dari proses pemulihan serta persiapan reintegrasi warga binaan ke tengah masyarakat,” kata Fachrizal.
Kolaborasi ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan terprogram, sehingga pembinaan sosial yang dilakukan pemerintah semakin holistik, tidak hanya menyentuh aspek fisik dan sosial, tetapi juga mental dan spiritual.
Kegiatan audiensi tersebut sejalan dengan arahan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang mendorong para penyuluh agama untuk aktif berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berdaya secara sosial.
Dalam audiensi itu turut hadir sejumlah Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan, di antaranya Muhammad Nizamuddin, S.Ag., M.Pd. dan Imam Pratomo, M.HI. (PAI Medan Kota), Syafrizal Anas (PAI Medan Johor), Syahmuda Nasution (PAI Medan Baru), serta H. Abdullah Hakim (PAI Medan Barat).
(ABN/basri)
- Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan Audiensi ke Dinsos Sumut, Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Panti – Januari 13, 2026
- Petani Madina Dukung Irigasi Oplah, Gapoktan Sahata Apresiasi Program Pemerintah – Januari 13, 2026
- Menteri Nusron Ingin Tokoh Keagamaan Terlibat Aktif dalam Penyelesaian Sertipikasi Tanah Wakaf – Januari 13, 2026











