PKB Meminta Pemerintah Mengamankan Jalur Pasokan Pangan Tradisional Rakyat

Jalur Pasokan Pangan
Foto: Daniel Johan (dtc)

Asaberita.com – Jakarta – PKB meminta pemerintah mengamankan jalur pasokan pangan tradisional rakyat di tengah pandemi virus Corona. Pasokan pangan untuk masyarakat diminta tetap berjalan dan memperhatikan protokol situasi darurat.

“Jadi sangat amat penting pemerintah mengamankan dan melindungi secara khusus jalur pasokan pangan tradisional yang ada, mulai dari petani-pengumpul-pasar induk-pedagang pasar-retail sampai ke konsumen,” kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan, Selasa (31/3/2020).

“Jalur ini harus dianggap strategis dan dipastikan tetap berjalan dengan tetap memperhatikan protokol penanganan darurat Corona,” imbuhnya.

Proses distribusi pangan itu, menurut Daniel, harus dilindungi secara khusus. Pemerintah juga diminta memberikan sanksi tegas bagi para penimbun bahan pokok.

BACA JUGA :  4 Bank BUMN akan Turunkan Bunga Kredit

“Prosesnya dimulai dari jam 8 malam sampai jam 10 pagi oleh banyak individu yang perlu dilindungi secara khusus dan strategis. Bila pasokan dalam negeri tidak mencukupi, harus segera diambil kebijakan impor dari sekarang, dan sanksi yang tegas bagi penimbun disita barangnya,” ujar Daniel.

Selain itu, Daniel meminta Kementerian Pertanian serta Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mendapat tugas khusus dalam penanggulangan Corona untuk segera fokus menjamin pangan rakyat. Koordinasi distribusi pangan ini, menurut Daniel, juga perlu dilakukan dengan lembaga-lembaga keagamaan.

“Fokuskan program yang ada menjadi program untuk menjamin terjaminnya pangan rakyat, untuk memastikan dan menjamin perut rakyat. Sesegera mungkin dirumuskan biar tidak telat melulu mengantisipasi kondisi. Harus koordinasikan dari sekarang dengan struktur masyarakat paling bawah sampai ke RT dalam pendistribusian jaminan pangan ini, termasuk kerja sama dengan NU, Muhammadiyah, lembaga-lembaga agama,” ujarnya. (dtc/su)

298 total views, 2 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *